READING

10 Ribu Keluarga Kurang Mampu Kota Kediri Terima K...

10 Ribu Keluarga Kurang Mampu Kota Kediri Terima Kartu Belanja

KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri meluncurkan penyaluran sembako secara elektronik. Program ini menjangkau 10.891 keluarga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Tak lagi memberikan sembako secara langsung, pemerintah mengubah pola pemberian bantuan dengan elektronik. Teknisnya, setiap keluarga yang kurang mampu mendapatkan kartu layaknya ATM (anjungan tunai mandiri) untuk berbelanja di warung elektronik. Melalui kartu ini, masyarakat bisa membeli aneka sembako senilai Rp 150.000.

Dalam peluncuran BPNT di warung elektronik Sanjaya Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota pagi tadi, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan kartu belanja kepada 50 perwakilan keluarga kurang mampu yang hadir. “Program ini sudah berjalan kurang lebih lima tahun. Alhamdulillah program ini sangat berdampak khususnya kepada warga kita yang kurang mampu,” kata Abu Bakar, Rabu, 5 Februari 2020.

Abu Bakar mengatakan nilai ekonomi kartu atau saldo tahun ini meningkat dari sebelumnya sebesar Rp 100.000. Dengan kartu itu, masyarakat bisa membeli beras, telur, sayuran, hingga buah-buahan yang tersedia di warung elektronik.

Ia juga berharap program ini bisa membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, dengan pemenuhan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Sehingga kelak tidak ada lagi kasus gagal tumbuh (stunting) anak-anak di Kota Kediri. “Apalagi saat ini angka kematian ibu di Kota Kediri bisa nol,” ujarnya.

Wali Kota juga meminta kepada masyarakat penerima agar tidak menjual kembali bahan-bahan sudah dibeli di warung elektronik. Sebab peruntukan bantuan ini memang untuk membantu meningkatkan kualitas pangan warga.

Dalam peluncuran itu, wali kota yang akrab disapa Mas Abu ini juga memeriksa kelengkapan sembako di warung elektronik Sanjaya. Ia juga melihat langsung proses transaksi warga penerima bantuan di warung itu.

Selain Mas Abu, hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Bulog Sub Divre V Kediri Kamin Siregar, Wakil Kepala Wilayah Bank Mandiri Teddy Ramon, Kepala Barenlitbang Kota Kediri Edi Darmasto, Kepala Dinsos Kota Kediri Triyono Kutut Purwanto, Camat Kota Herry Purnomo, dan Lurah Ngronggo Miftahur Rozaq.

Sunarmi, salah satu warga penerima menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia mengapresiasi keputusan pemerintah yang menaikkan nilai saldo kartu dari Rp 100.000 menjadi Rp 150.000. “Alhamdulillah tahun 2020 ini ada kenaikan. Jadi kita terimanya lebih lengkap, langsung bisa dimasak tidak perlu menambah apa-apa lagi,” katanya. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.