READING

63 Warga Kediri Tertular Covid-19 Dari Tulungagung

63 Warga Kediri Tertular Covid-19 Dari Tulungagung

KEDIRI – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri menemukan empat warga baru yang terjangkit virus ini. Mereka terjangkit dari klaster luar kota yakni Tulungagung dan Surabaya.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Dr. Ahmad Chotib mengatakan dua kasus tambahan dari klaster Araya Tulungagung berdomisili di Desa Jambean Kecamatan Kras. “Mereka melakukan isolasi mandiri karena gejala klinisnya secara umum baik,” kata Ahmad Chotib dalam siaran persnya, Kamis 11 Juni 2020.

Satu kasus lainnya ditemukan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare setelah tertular dari Surabaya. Sedangkan sisanya berada di Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo dan sedang melakukan isolasi mandiri.

Dengan tambahan 4 kasus ini, jumlah warga Kabupaten Kediri yang terjangkit Covid-19 sebanyak 182 orang, dengan rincian 154 orang dirawat, 18 orang sembuh dan 10 orang meninggal.

Dari jumlah itu klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung menyumbang penularan paling besar di Kediri, yakni mencapai 53 orang. Penularan kedua juga dari klaster Araya Tulungagung dengan jumlah 10 orang.

Penertiban Pasar

Dalam menghadapi masa normal baru (new normal), Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri gencar melakukan kegiatan screening dan himbauan tentang protokol kesehatan. Pengawasan dilakukan di pasar tradisional yang menjadi pusat keramaian warga.

Dalam kurun waktu 10 – 12 Juni 2020, petugas mengkampanyekan hidup sehat di 13 pasar yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kediri. Setiap pembeli dan pedagang diedukasi untuk mengenakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun yang telah disediakan.

Penertiban ini dilakukan dengan serius. Petugas tak mentolerir pedagang yang tak mengenakan masker dengan melarangnya berjualan. Sementara pembeli yang kedapatan tak memakai masker diminta membeli di toko terdekat sebelum masuk pasar.

“Penindakan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai siang hari. Satpol PP menyisir secara bergantian di 26 kecamatan, terutama di tempat keramaian termasuk pasar, warung, eks dan lokalisasi,” jelas Toni Subiyanto,  Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Kediri.

Selain memfokuskan pada pasar, Satpol PP juga melaksanakan pengamanan di Kawasan SLG, patroli keliling imbauan memakai masker dan physical distancing. Bersama Dinas Sosial petugas juga melakukan razia anjal dan gepeng. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.