READING

9 Festival Banyuwangi Yang Siap Menghangatkan HUT ...

9 Festival Banyuwangi Yang Siap Menghangatkan HUT Kemerdekaan RI

BANYUWANGI – Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaaan RI ke-74, beragam perayaan berbasis adat dan budaya akan meramaikan Kabupaten Banyuwangi.

Kemeriahan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat itu akan bergulir estafet di sepanjang bulan Agustus 2019.

Berikut nama festival dan tanggal acaranya.  

Cattle & Pet Festival

Menjadi pembuka, Cattle & Pet Festival merupakan ajang bagi para peternak untuk pamer potensi hewan unggulan seperti kambing, sapi dan domba. Acara digelar dalam rangka menyongsong Hari Raya Kurban (Idul Adha).

Berlangsung selama dua hari, yakni 3-4 Agustus 2019, festival ini menjadi ‘swalayan’ bagi para pengunjung yang mencari hewan kurban unggulan. Tak hanya itu, para pecinta hewan peliharaan seperti kucing, kelinci, burung, dan lainnya dapat sekaligus mendapat pelayanan kesehatan gratis.

Tahun ini Cattle & Pet Festival mengambil tempat di Desa Glagah Agung Kecamatan Purwoharjo.

Festival Tumpeng Sewu

Tumpeng Sewu merupakan tradisi adat masyarakat Suku Osing, yakni suku asli Banyuwangi. Suku Osing juga biasa disebut Laros, akronim dari Lare Osing atau Wong Blambangan.  

Festival ini dihelar seminggu sebelum Idul Adha dengan tujuan sebagai bersih desa agar terhindar dari mara bahaya. Festival yang diadakan pada tanggal 4 Agustus ini akan mengajak para wisatawan berbaur dengan masyarakat di Desa Kemiren. Mereka akan bersama sama menikmati sajian nasi tumpeng dan pecel pitik yang berjumlah sewu atau seribu.

Temaram lampu obor yang membentang di sepanjang jalanan desa akan semakin mengakrabkan penduduk lokal dengan wisatawan. Siang hari sebelum acara yang berlangsung malam hari, masyarakat Osing akan mepe atau menjemur kasur di depan rumah masing masing. Uniknya, puluhan kasur warga lokal Desa Kemiren hanya berwarna merah dan hitam.

Pengunjung di Festival Tumpeng Sewu Banyuwangi. FOTO: JATIMPLUS.ID/suci rachmaningtyas



Festival Selat Bali
Berupa tari tarian dan atraksi perahu layar. Festival Selat Bali merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jembrana Bali. Festival ini digelar di Selat Bali dengan menyuguhkan atraksi wisata gabungan kedua kabupaten yang secara geografis bertetangga dekat. Festival Selat Bali diadakan pada tanggal 7 Agustus 2019.

Baca Juga :https://jatimplus.id/simbol-ketahanan-pangan-dalam-ritual-tumpeng-songo-masyarakat-osing/

Banyuwangi Beach Jazz Festival
Di Banyuwangi Anda dapat menikmati alunan musik jazz langsung di pinggir pantai dengan pemandangan Selat Bali. Dalam Banyuwangi Beach Jazz Festival kali ini menghadirkan musisi jazz tanah air, Glenn Fredly. Istimewanya, Banyuwangi Beach Jazz Festival kali ini terbuka gratis untuk umum. Wisatawan juga dapat mengakses di http://bit.ly/BBJAZZ2019.

Indonesia Channel 2019
Indonesia Channel 2019 merupakan festival yang menampilkan ragam kesenian dari program pertukaran pelajar Republik Indonesia. Program ini melibatkan 72 negara dengan menampilkan kesenian dari asal masing masing. Indonesia Channel 2019 berlangsung 13 Agustus di Taman Blambangan, Banyuwangi.

Festival Lembah Ijen 8
Festival Lembah Ijen tahun 2019 diadakan sepanjang tahun. Setiap bulannya, wisatawan dapat menikmati Sendratari Meras Gandrung yang dihelat di Taman Gandrung Terakota, Desa Licin, Banyuwangi. Di bawah kaki gunung Ijen, wisatawan bakal disuguhi cerita prosesi seorang gandrung muda menjadi penari profesional, yang tak hanya piawai menari, namun juga berkemampuan menyinden (sinden). Festival kedelapan kali ini akan di gelar tepat hari kemerdeakaan 17 Agustus pukul 15.00 WIB.

Festival MerahPutih
Di yang sama dengan Festival Lembah Ijen ke-8, yakni 17 Agustus 2019, Festival MerahPutih digelar. Selain memeriahkan HUT RI ke 74, festival ini sekaligus menjadi malam resepsi kenegaraan yang diselenggarakan di Pendopo Banyuwangi.

Baca Juga: https://jatimplus.id/patjar-merah-sebuah-pasar-perlawanan-buku-mahal-di-malang-2/

Festival Pencak Sumping
Sehari setelahnya, 18 Agustus 2019 Banyuwangi menyuguhkan Festival Pencak Sumping yang digawangi para pendekar Mondoluko. Penampilan para pendekar dari berbagai perguruan ini memamerkan jurus peninggalan nenek moyang, yaitu jurus kelewang dan toya. Pencak Sumping merupakan pencak silat yang marak digelar diseluruh pelosok Banyuwangi pada era 70an. Kali ini, Pencak Sumping diadakan di Desa Tamansuruh Banyuwangi.

Student Jazz Banyuwangi
Festival yang menyasar generasi milenial ini merupakan ajang yang pas untuk unjuk musikalitas, khususnya para siswa SMP/MTS, SMA/SMK/MAN se Jawa Bali. Bertajuk kompetisi, festival yang digelar 24 Agustus 2019 di Gesibu Blambangan ini menghadirkan Javas and the Summer Squat dari Yogyakarta yang bakal menghibur dengan nada nada jazzy.

Baca Juga : https://jatimplus.id/banyuwangi-ethno-carnival-hadirkan-para-perwira-bumi-blambangan/

Jangan lupa melingkari tanggal festival di bulan kemerdekaan ini ya. Mari ke Banyuwangi dan Anda pasti kembali.

Reporter: Suci Rachmaningtyas
Editor: Mas Garendi

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.