READING

Aktivis PMII Jombang Minta Pengusutan Kasus Kemati...

Aktivis PMII Jombang Minta Pengusutan Kasus Kematian Mahasiswa Penolak Revisi UU KPK Tidak Ditutupi

Himawan Randy aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terluka parah dan akhirnya tewas dalam unjuk rasa menolak Revisi UU KPK dan Rancangan KUHP.

JOMBANG- Luka yang diderita mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) itu diduga berasal tembakan peluru tajam aparat kepolisian.

Sebagai bentuk solidaritas kematian Randy, sejumlah aktivis PMII Jombang turun ke jalan mendatangi Mapolres Jombang. Massa menuntut polisi menangkap pelaku sekaligus mengungkap dalang dibalik insiden yang menelan nyawa itu.

“Kita meminta pihak kepolisian agar dapat mengungkap siapa pelakunya dan siapa dalang dari isinden tersebut, “ujar Ketua II PC PMII Jombang, Najihul Huda, Sabtu (28/9).

Orasi dan yel yel lagu perlawanan dikumandangkan. Kenapa sampai terjadi penembakan?. Apakah memang ada instruksi aparat diizinkan melakukan tindakan represif ?, menjadi pertanyaan yang diulang ulang para demonstran.

Selain Revisi UU KPK dan RKUHP, massa juga melontarkan penolakan terhadap UU Pertanahan. Dari lampu merah Kebon Rojo Jombang sebagai titik kumpul massa longmarch menuju Jalan KH A Wahid Hasyim, tempat Mapolres Jombang.

Dalam pengusutan kasus tewasnya Randy, massa menuntut polisi untuk tidak menutup nutupi. Pelaku harus dihukum setimpal atas perbuatannya. “Kita juga meminta Polri untuk menghentikan kriminalisasi aktivis, “tegas Najihul Huda.

Dalam unjuk rasa para demonstran juga melakukan aksi tabur bunga di depan foto almarhum Himawan Randy.  Para aktivis mahasiswa tidak berharap kasus terbunuhnya Randy terbengkalai seperti kasus 1998.

Kapolres Jombang AKBP Bobby Palu’din Tambunan mengatakan menerima tuntutan mahasiswa. Namun karena dirinya memiliki  atasan, maka tuntutan itu akan disampaikan secara aturan yang berlaku di Kepolisian.

“Tuntutan dari sahabat-sahabat PMII sudah kami dengar dan kami terima, selanjutnya akan kami teruskan ke satuan tingkat atas yakni Kapolda Jawa Timur dan selanjutnya secara berjenjang akan diteruskan hingga kepada Kapolri, ”ujarnya.

Dari Mapolres Jombang, massa aksi bergerak ke gedung DPRD setempat. Di depan gedung legislatif para mahasiswa menggelar tahlil dan doa bersama.

Reporter : Syarif Abdurrahman
Editor : Mas Garendi

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.