READING

Bandara Kediri Akan Dilengkapi Jalur Tol

Bandara Kediri Akan Dilengkapi Jalur Tol

KEDIRI – Pemerintah akan membangun rute angkutan cepat di kawasan bandara Kabupaten Kediri. Fasilitas ini akan melengkapi kebutuhan bandara yang rencananya dibangun di kawasan Kecamatan Tarokan dan Grogol.

Direktur Pengembangan PT Jasa Marga Properti, yang merupakan anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Adrian Priohutomo mengatakan perusahaan telah memutuskan untuk membangun gerbang tol di kawasan bandara Kediri. “Kita menyebutnya TCD, toll corridor development. Ini akan kita kembangkan di kawasan dekat bandara yang dibangun di Kediri dan di ruas jalan tol yang akan kita bangun,” kata Adrian Priohutomo seperti dilansir Tribunnews.

Ke depan, bandara yang dibangun PT Gudang Garam itu akan terhubung dengan tol Kertosono-Kediri yang memiliki panjang 27 kilometer. Tol tersebut merupakan perpanjangan dari tol Ngawi-Kertosono yang telah dibangun sebelumnya.

Saat ini pemerintah masih mengkaji lokasi yang akan digunakan untuk ruas tol, sekaligus membahas kebutuhan pengadaan tanah untuk pengembangan kawasan peroperti bersama PT Gudang Garam.  Perusahaan rokok yang berada di Kediri ini diharapkan bisa berkontribusi pula pada pembangunan tol selain bandara. Diperkirakan pembangunannya akan bisa direalisasi tahun depan, dengan total luas area sekitar 150-200 hektar.

Menurut Adrian, nantinya TCD Kediri ini akan menggabungkan kawasan industri, pusat logistik dan area komersial dalam satu wilayah. Hal ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar.

Konstruksi ruas tol Kertosono-Kediri sendiri ditargetkan bisa dimulai tahun depan. Sehingga pembangunan TCD juga ditargetkan mengikuti perkembangan konstruksi tol. Diperkirakan pembangunan kawasan properti itu akan rampung dan bisa beroperasi dalam dua tahun sejak dibangun.

Proyek Bandara Kediri rencananya akan dibangun dan dibiayai sepenuhnya oleh PT Gudang Garam Tbk. Perusahaan telah menyediakan anggaran hingga Rp 10 triliun untuk proses pembebasan lahan hingga pembangunan bandara.

Direncanakan bandara tersebut akan memiliki toal panjang runway sekitar 2.600 hingga 3.000 meter. Kelak setelah selesai proses konstruksinya, bandara ini akan dioperasikan oleh PT Angkasa Pura II. “Kalau sudah selesai akan kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat melalui pemerintah,” kata Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata Taswin Siddharta.

baca juga : Kota Kediri Jadi Satelit Kawasan Bandara

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap pembangunan bandara itu akan memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerahnya. Meski berada di kawasan Kabupaten Kediri, lokasi pembangunan bandara lebih dekat dengan pusat bisnis Kota Kediri. “Kami sudah menyiapkan efek laju pertumbuhan ekonomi dari bandara itu,” katanya.

Selain memperbaiki infrastruktur fisik, Abdullah Abu Bakar juga merombak sistem perijinan menjadi lebih ramah dan efisien. Ini untuk mendongkrak masuknya investor ke Kota Kediri yang diperkirakan melonjak paska pembangunan bandara tersebut. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.