READING

Bapas Kediri Bantu Mantan Narapidana Dapatkan Peke...

Bapas Kediri Bantu Mantan Narapidana Dapatkan Pekerjaan

KEDIRI – Pandemi Covid-19 yang berlangsung cukup lama telah memukul perekonomian masyarakat, tak terkecuali narapidana yang menjalani re-integrasi pembebasan dan cuti bersyarat. Untuk membantu mereka, Balai Pemasyarakatan Kelas II Kediri memberi pelatihan khusus agar berdaya di tengah pandemi.

Sedikitnya 20 narapidana dewasa yang menjadi klien pemasyarakatan Bapas Kediri mengikuti pelatihan kemandirian membuat stempel dan plat nomor kendaraan, Senin 6 Juli 2020. Pelatihan ini dinilai efektif karena mudah diaplikasikan dengan peralatan sederhana.

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Kediri Yuyun Nurliana mengatakan program pelatihan ini adalah langkah konkrit membantu perekonomian klien di masa sulit. Persoalan utama para narapidana yang menjalani re-integrasi pembebasan bersyarat dan cuti bersyarat adalah mendapatkan pekerjaan. “Kami berharap mereka bisa mandiri dengan membuka lapangan pekerjaan sendiri,” kata Yuyun saat membuka pelatihan di Aula Bapas Kelas II Kediri.

Gayung bersambut, pilihan pelatihan keterampilan membuat stempel dan plat nomor ini diapresiasi para peserta dengan serius. Di bawah bimbingan instruktur dari UD. Rvetenel Indotrading Group yang menjadi mitra pelatihan, seluruh klien mempelajari teknis pembuatan stempel dan plat nomor kendaraan yang diajarkan.

Kepala Bapas Kediri Yuyun Nurliana memberikan sertifikat kepada peserta pelatihan.

Secara teknis keterampilan ini tak terlalu sulit diterima. Terlebih lagi peralatan yang dibutuhkan juga tak terlalu mahal hingga bisa dijangkau para klien. Diharapkan keterampilan itu bisa segera diaplikasikan di lapangan untuk membantu perekonomian keluarga.

Untuk menjaga protokol kesehatan Covid-19, pelatihan ini dibagi dalam dua sesi, yakni tanggal 6 dan 7 Juli 2020. Jumlah peserta juga dibatasi agar bisa menerapkan jaga jarak dan selalu memakai masker. Para peserta program ini telah lebih dulu mengikuti assesment (seleksi) oleh Pembimbing Kemasyarakatan untuk mengetahui potensi dan minat mereka.

“Jangan patah semangat dalam menghadapi pandemik korona, dan jangan kembali lagi pada jalan yang salah. Tata kembali masa depan agar menjadi pribadi yang bermanfaat,” pesan Yuyun Nurliana saat memberikan sertifikat pelatihan kepada klien.

Pesan yang sama disampaikan instruktur Rveternel Indotrading Group, Abdur Rasyid. Dia berharap ilmu yang diajarkan bisa membantu perekonomian klien untuk menopang keluarga. “Tetap maju tanpa melihat masa lalu,” pesannya.

Penulis: Dina Rosyida

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.