READING

Belasan Ribu E KTP di Nganjuk Dibakar. Ada Apa?

Belasan Ribu E KTP di Nganjuk Dibakar. Ada Apa?

NGANJUK- Sebanyak 16.555 KTP elektronik (E KTP) di Kabupaten Nganjuk dimusnahkan. Belasan ribu keping kartu identitas kependudukan itu dicemplungkan ke tong sampah, dan lalu dibakar.

Namun jangan salah sangka dulu. Semua yang dihancurkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat itu merupakan keping E KTP yang berstatus rusak atau invalid.

Sesuai perintah SE Kemendagri No 470.13/11176/SJ, kegiatan pemusnahan untuk mencegah timbulnya penyalahgunaan, termasuk adanya temuan kasus KTP yang tercecer di sejumlah daerah.

“Maka itu dinas kependudukan dan pencatatan sipil melakukan pemusnahan dan pembakaran KTP yang rusak atau invalid, “kata Kepala Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk Zabanudin.

Sebanyak 16.555 KTP rusak itu dihimpun dari 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Penghimpunan berlangsung sejak tahun 2011. Belasan KTP rusak itu berasal pemohon yang melakukan pergantian KTP lama ke baru.

Tidak hanya antisipasi penyalahgunaan. Pemusnahan KTP rusak, kata Zabanudin juga untuk mencegah terjadinya identitas kependudukan ganda. Apalagi saat ini tahun politik, dimana intensitas pantauan pada persoalan kependudukan, yakni terkait jumlah pemilih semakin meningkat.

Dikutip dari Bhirawa online, pemusnahan E KTP disaksikan Ketua DPRD Nganjuk, unsur kepolisian, kejaksaan, satpol PP, inspektorat dan kabag humas.

Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Nganjuk mencapai 862.065, dengan 3.658 TPS yang tersebar di 284 desa/kelurahan.

Dibanding DPT Pilbup dan Pilgub Jatim 2018, yakni sebanyak 848.657 pemilih, jumlah DPT Nganjuk terjadi peningkatan. Dalam Pilgub 2018, sebanyak 1.486 pemilih diantaranya berstatus difabel.

Sementara total selisih jumlah pemilih perempuan dan laki laki di Nganjuk terpaut tipis, yakni 423.321 pemilih laki laki dan 425.336 pemilih perempuan.

Dalam verifikasi Pilgub Jatim 2018, KPU juga menemukan sebanyak 6.746 data pemilih yang gagal masuk DPT, karena tidak memenuhi syarat dan ganda.

Dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk, tiga diantaranya memiliki jumlah pemilih terbesar, yakni Kecamatan Tanjung Anom sebanyak 89.776 pemilih, Kecamatan Ngronggot sebanyak 62.085 pemilih, dan Kecamatan Loceret sebanyak 58.144 pemilih. (*)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.