READING

Benarkah Putri Duyung Berasal Dari Sperma Yang Ber...

Benarkah Putri Duyung Berasal Dari Sperma Yang Berenang di Kolam

Pernyataan anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty tentang sperma yang berenang memunculkan banyak pertanyaan. Salah satunya adalah asal usul Putri Duyung yang diduga berasal dari pembuahan sperma manusia dan ikan.

Kisah Putri Duyung akan tetap menarik sebagai cerita pengantar tidur. Sejak berpuluh tahun, kisah ini terus hidup di ruang imajinasi anak dan tersebar ke seluruh negeri. Hal ini menciptakan banyak ragam kisah Putri Duyung dalam berbagai versi.

Di Indonesia, kisah Putri Duyung menjadi cerita rakyat masyarakat Sulawesi Tengah. Di sana Putri Duyung diceritakan sebagai seorang manusia biasa yang menjadi istri petani sekaligus nelayan. Sang istri memiliki tiga anak dan hidup dengan pas-pasan.

Suatu hari perempuan itu memasak ikan laut untuk makan pagi dan makan siang keluarganya. Namun karena jumlahnya terbatas, ikan itu habis dimakan oleh anak-anaknya. Sang ibu tak tega melarang anaknya menghabiskan ikan itu, meski suaminya meminta agar disisakan sebagai makan siang.

Benar saja, mengetahui lauknya telah tandas, suaminya marah luar biasa. Hal itu membuat istrinya sedih dan memutuskan pergi ke laut. Di sana ia menceburkan diri ke dalam laut untuk mencari ikan.

Kepergian itu membuat anak-anaknya sedih. Mereka berusaha menyusul ke tepi laut dan mendapati ibunya sedang mencari ikan. Namun meski telah mendapatkan banyak ikan, ibu mereka tak pernah mau pulang ke rumah. Setiap hari ia hanya mengantarkan ikan-ikan ke tepi laut untuk dibawa anak-anaknya pulang.

Hingga suatu saat sang ibu tak pernah muncul kembali dan menjelma menjadi Putri Duyung, yakni sosok perempuan berkaki ikan.

Kisah lain tentang Putri Duyung muncul pada masa Asiria Kuno, yang digambarkan sebagai dewi bernama Atargatis yang mengubah wujudnya menjadi putri duyung lantaran malu telah membunuh kekasihnya. Masyarakat Babilonia juga menyembah putri duyung sebagai dewa laut yang dikenal sebagai Ea atau Oannes (duyung jantan).

Dalam mitologi Yunani, putri duyung dikatakan selalu menggoda para pelaut yang lalai. Siapa saja yang tergoda akan menemui ajalnya.

Pernyataan Sitti Hikmawatty tentang sperma yang bisa berenang dan melakukan pembuahan di dalam kolam air telah memicu munculnya dugaan baru tentang asal usul Putri Duyung. Sebab bisa jadi saat sperma itu berenang, tanpa sengaja masuk ke dalam tubuh ikan dan terjadilah pembuahan. Toh, menurut Sitti Hikmawatty pembuahan tak perlu dilakukan dengan penetrasi.

Dugaan lain juga  mendera sosok Deni Manusia Ikan, yang bisa saja merupakan hasil pembuahan sperma di dalam air. Sehingga melahirkan manusia super yang mampu hidup di dalam air, seperti sperma yang menciptakannya.

Melacak asal usul Putri Duyung atau Deni Manusi Ikan memang sama konyolnya dengan mencari logika sperma yang berenang di kolam, dan membuahi sel telur tanpa penetrasi. Sehingga semua asumsi tentang asal usul kedua makhluk itu hanyalah rekaan semata. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.