READING

Bentrok Suporter, Komdis PSSI Jatuhkan Denda Rp 50...

Bentrok Suporter, Komdis PSSI Jatuhkan Denda Rp 50 Juta Kepada Persik

KEDIRI – Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan denda kepada manajemen Persik Kediri senilai Rp 50 juta. Sanksi ini dijatuhkan menyusul kerusuhan antar suporter yang terjadi di laga Persik Kediri kontra PSIM Yogyakarta Senin, 2 September 2019.

Dalam surat keputusan yang ditandatangani tanggal 5 September 2019, Komdis PSSI menyatakan Persik bersalah atas terjadinya kerusuhan tersebut. Sesuai ketentuan pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI, Persik diganjar denda sebesar Rp 50 juta.

Sidang yang dilakukan tiga anggota Komdis PSSI juga menyatakan suporter Persik memulai aksi pelemparan kepada suporter PSIM Yogyakarta, serta masuk ke tengah lapangan usai pertandingan selesai. Bentrok itu kemudian berlanjut hingga di luar stadion hingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

“Kami akan mengikuti keputusan yang diambil Komdis dan belum berpikir untuk melakukan banding meski itu menjadi hak kami,” kata CEO Persik Kediri Subiyantoro kepada Jatimplus.ID.

Sebagai pihak yang bertanggungjawab atas pertandingan tersebut, Persik Kediri telah memberikan data selengkap-lengkapnya kepada tim investigator PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga. Bahkan panpel Persik juga telah mempersilahkan mereka untuk meminta keterangan dari kepolisian atas insiden yang terjadi di area Stadion Brawijaya.

Terkait adanya dugaan sabotase dalam kerusuhan tersebut, Subiyantoro menolak berkomentar. Dia menyerahkan penyelidikan itu ke polisi. “Biarlah polisi bekerja dengan kemampuan dan wewenang yang mereka miliki,” katanya.

Kerusuhan antar suporter di Stadion Brawijaya Kediri, Senin, 2 September 2019, pecah usai laga PSIM Yogyakarta kontra Persik Kediri berlangsung dengan kemenangan tuan rumah. Bentrok yang terjadi di area tribun penonton itu berlanjut hingga ke luar stadion dan menghancurkan fasilitas umum serta kendaraan pribadi.

Tercatat sedikitnya 231 unit sepeda motor rusak parah akibat bentrok ini. Demikian pula mobil yang dihancurkan hingga nyaris tak berbentuk. Kendaraan-kendaraan itu terparkir di area Taman Tirtoyoso yang bersebelahan dengan Stadion Brawijaya.

Aparat Kepolisian Resor Kediri Kota telah mengamankan 53 suporter usai bentrok berlangsung. Dari tangan mereka polisi menyita berbagai senjata tajam dan peralatan tawuran. Sebagian juga menjarah onderdil kendaraan dari area parkir Taman Tirtoyoso.

Subiyantoro berharap aparat kepolisian mampu mengungkap dalang aksi kerusuhan tersebut, dan memprosesnya secara hukum. Harapan yang sama disampaikan suporter Persik yang berdalih jika mereka hanya melakukan aksi balasan saat bentrok terjadi.

Penulis: Hari Tri Wasono

print

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.