READING

(BENTROK SUPORTER PERSIK KEDIRI): ASN Pemkot Kedir...

(BENTROK SUPORTER PERSIK KEDIRI): ASN Pemkot Kediri Mengumpulkan Konsumsi untuk Brajamusti

KEDIRI-Pertandingan Persik Kediri melawan PSIM Yogjakarta, Senin sore (02/09) yang berakhir dengan ricuh suporter melibatkan banyak pihak untuk turun tangan. Selain Panpel, kepolisian, dan tentu saja Pemerintah Kota Kediri juga ikut serta dalam menenteramkan suasana.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar langsung menuju lokasi pada saat kejadian. Ia menjanjikan akan mengganti sepeda motor yang rusak dan biaya rumah sakit bagi para korban. Mas Abu juga menenangkan Persikmania dan memerintakan untuk tidak membalas agar kericuhan tidak berlanjut. Apalagi Brajamusti sudah minta maaf melalui video yang disebar di media sosial.

Baca juga: Bentrok suporter persik kediri panpel larang suporter lawan datang di pertandingan lanjutan

Selain itu, Humas Pemkot Kediri, Apip Permana menjelaskan bahwa pihaknya sejak kejadian telah membantu memecah konsentrasi massa di tempat kejadian.

“Kita siapkan armada untuk memudahkan Persikmania meninggalkan lokasi,” terang Apip.

Beberapa kendaraan milik Satpol PP seperti pick up dan truk dioperasikan untuk mengantarkan Persikmania menuju ke rumahnya masing-masing meski hanya sampai pinggiran kota saja. “Walaupun tidak sampai rumah langsung, setidaknya kita berusaha mengurai massa agar tidak berkumpul,” tandasnya.

Tim dari Pemkot juga menghimpun makanan dan minuman untuk diberikan ke para suporter yang diamankan di Mako Brimob, Kota Kediri. Total ada sekitar 2000-an bungkus nasi yang disiapkan. Makanan tersebut dikumpulkan dari para ASN lingkungan Pemkot Kediri maupun masyarakat. Melalui pesan WA, Pemkot mengimbau untuk membawa 5 bungkus nasi/ASN untuk para suporter di Mako Brimob.

“Kita kumpulkan di Pemkot untuk kemudian didistribusikan ke Mako Brimob,” bebernya.

Apip juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Kediri. Meski sempat bersitegang, masyarakat yang terlibat akhirnya mengikuti instruksi dari petugas keamanan dan kembali pulang dengan tenang.

“Semoga ke depannya tidak lagi terjadi hal yang serupa di Kota Kediri,” pungkasnya.

Reporter: Dina Rosyidha
Editor: Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.