READING

Bersiap Hadapi Liga, Macan Putih Jalani Rapid Tes ...

Bersiap Hadapi Liga, Macan Putih Jalani Rapid Tes Perdana

KEDIRI – Persik Kediri memulai langkah awal persiapan tim dengan menggelar rapid test hari ini. Total ada 36 pemain, tim pelatih, ofisial dan manajemen Macan Putih yang mengikuti tes cepat di mess Persik yang berada di Jalan PK Bangsa, Banjaran, Kota Kediri.

Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengatakan hasil rapid test menunjukkan kabar yang menggembirakan. Dari puluhan anggota tim yang dites, hasilnya semua nonreaktif. “Ini kabar yang baik untuk tim. Itu berarti latihan bisa segera dimulai,” kata Hakim.

Rapid test ini menurut Hakim wajib untuk seluruh anggota tim. Makanya pemain yang belum mengikuti rapid test akan mengikuti tes susulan. “Setelah mereka datang, langsung tes. Kami akan bekerjasama dengan Pemkot untuk melaksanakan rapid test,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pelaksanaan rapid test ini tidak hanya terbatas dilakukan saat persiapan saja. Ke depannya, seluruh penggawa Macan Putih berikut jajaran akan dites secara berkala selama pelaksanaan liga 1 berjalan. Hasil tes nantinya menjadi acuan klub untuk menggelar latihan dan pertandingan.

Ketika kompetisi berjalan, tes tersebut dilaksanakan H-1 sebelum laga. Karena itulah, rapid test menjadi rutinitas penting bagi klub saat liga berlangsung di tengah pandemi. “Saat liga berlangsung nanti, Dinkes Kota Kediri akan terus mensupport,” tandasnya.

Hakim sebagai petinggi klub mengucapkan terima kasih kepada Walikota Abdullah Abu Bakar yang ikut memberikan dukungan penuh kepada tim. Tidak hanya selama pandemi saja, pria yang akrab disapa Mas Abu ini telah menunjukkan dukungannya terhadap Macan Putih sejak tahun 2016.

Atas loyalitas tersebut, Hakim menegaskan bahwa pihaknya akan menjaga sebaik mungkin performa Persik Kediri saat berlaga. Dia berkomitmen membantu mengondisikan suporter dan potensi kerumunan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kediri. “Jangan sampai aktivitas sepak bola nanti menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Kami akan sangat berhati-hati dalam hal ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui setelah sempat dinyatakan vacum akibat serangan virus corona Maret lalu, PSSI akhirnya memutuskan untuk meneruskan kembali Liga 1 yang sempat tertunda. Pertandingan lanjutan akan mulai digelar pada tanggal 1 Oktober nanti. Meski sudah melakukan sejumlah persiapan, beberapa klub sempat menyampaikan keresahannya terhadap pelaksanaan pertandingan di tengah wabah penyakit.

Mewakili tim Macan Putih, Hakim telah melontarkan sejumlah keresahan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh penyelengara dalam hal ini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Keresahan tersebut terkait dengan panduan teknis pelaksanaan liga, penerimaan hak komersial, renegosiasi kontrak pemain dan pelatih, serta penanggungjawab pemain atau ofisial ketika terjangkit virus COVID-19. (MO/Dina Rosyidha)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.