READING

BI Kediri Siapkan “Angpao” Lebaran, 6 ...

BI Kediri Siapkan “Angpao” Lebaran, 6 Hal ini Yang Perlu Diketahui Penukar Uang

KEDIRI- Penukaran uang pecahan untuk kebutuhan “angpao” lebaran menjadi tradisi rutin masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri. Begitu juga dengan lebaran tahun 2019 ini. Meski puasa ramadan belum genap sepekan, Bank Indonesia (BI) perwakilan Kediri sudah mengeluarkan kebijakan penukaran uang.

Seperti disampaikan Asisten Direktur BI Kediri Nasrullah, proyeksi BI untuk kebutuhan uang masyarakat (outflow) selama ramadan dan lebaran 2019 ini mencapai Rp 6,1 triliun. Terutama soal penukaran uang lebaran telah diatur sejak Selasa (7/5) kemarin. Berikut layanan penukaran uang pecahan oleh BI Kediri dalam rangka menyambut  lebaran. 

Pertama, dalam penukaran uang lebaran 2019 ini BI Kediri telah menyediakan dua bentuk layanan, yakni layanan di kantor perbankkan yang sudah ditunjuk dan layanan model kas keliling. 

Dalam layanan kas keliling, petugas BI akan mendatangi masyarakat di wilayah kerja dengan mobil yang sudah disiapkan. Adapun titik stand by kendaraan layanan kas akan berganti ganti sesuai jadwal layanan.

Kedua, untuk penukaran uang lebaran 2019 ini BI Kediri telah bekerjasama atau menunjuk 69 bank di wilayah kerja. Wilayah kerja BI Kediri sendiri meliputi Kediri (Kota dan Kabupaten), Tulungagung, Ponorogo, Blitar (Kabupaten dan Kota), Nganjuk hingga Madiun (Kabupaten dan Kota).

Ketiga, penukaran uang di kantor perbankkan hanya bisa dilakukan di bank setingkat cabang yang ditunjuk. BI tidak memberlakukan kebijakan penukaran di kantor bank setingkat cabang pembantu atau dibawahnya (kecamatan dan desa).

Keempat, layanan penukaran uang pecahan untuk lebaran 2019 berlangsung pada tanggal 7-28 Mei 2019. Yakni dimulai H+1 puasa ramadan hingga batas terakhir H-7 lebaran yang sesuai kalender jatuh tanggal 5 Juni 2019 mendatang.

Kelima, penukaran uang lebaran hanya dilayani pada hari Selasa dan Kamis dengan jam kerja antara pukul 09.00 WIB-10.00 WIB. Diluar ketentuan hari dan jam petugas tidak melayani penukaran uang lebaran.

Keenam, dalam setiap hari pelayanan penukaran uang, petugas membatasi jumlah maksimal 50 orang antrian dengan maksimal masing masing nominal penukaran Rp 3,7 juta. Sementara dalam layanan kas keliling maksimal panjang antrian sebanyak 100 orang.

Sebagaimana warga lainnya, Pradita, warga Kabupaten Blitar berharap bisa ikut menikmati layanan penukaran uang lebaran yang disediakan BI Kediri. Sejak awal puasa jasa tukar uang partikelir memang sudah mulai bermunculan. Namun hanya di bank penukaran uang lebaran tidak berlaku potongan. 

Dikatakan juga pemberian angpao lebaran Idul Fitri sudah menjadi tradisi tahunan. Angpao terutama diberikan kepada anak anak pada saat acara halal bihalal. Dan nominal yang diberikan setiap tahunnya terus meningkat. “Kalau melihat batasan antrian (penukaran uang) semoga lebaran tahun ini bisa kebagian, “harapnya. (Mas Garendi)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.