READING

Bulan SPT Tahunan, Direktorat Pajak Gandeng Kampus...

Bulan SPT Tahunan, Direktorat Pajak Gandeng Kampus Bentuk Duta Pajak

JOMBANG-Bulan Februari hingga April 2020 ini menjadi bulan perpajakan. Seluruh wajib pajak baik pribadi maupun badan usaha di wajibkan unutk segera melaporkan SPT Tahunan ke kantor maupun tax center yang sudah disediakan.

Pihak perpajakan sudah menyediakan beberapa cara dalam melakukan pelaporan  SPT Tahunan 2019 bagi warga negara yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan sudah berpenghasilan. Penyampaian laporan SPT Tahunan dapat dilakukan secara online melalui DJP Online secara e-filing, eform maupun dalam bentuk SPT Elektronik e-SPT. “Bagi WP yang terlambat  melaporkan  akan dikenakan sanksi berupa denda 100 ribu,” kata Lusiani, Kepala Direktorat Jendral Pajak Jawa Timur II Kementrian Keuangan Republik Indonesia kepada Jatimplus.ID.

Kanwil Direktorat Jendral  Pajak Jawa Timur II Kementrian Keuangan Republik Indonesia mengingatkan Wajib Pajak (WP) untuk segera menyampaikan Surat Pemberitahunan (SPT) Tahunan sebelum jatuh tempo. Sesuai  dengan ketentuan penyampain laporan untuk WP pribadi terakhir  bulan Maret dan untuk SPT Tahunan badan usaha  akhir bulan April 2020.

Untuk membantu pelayanan dan pelaporan tersebut Kanwil Direktorat Jendral Pajak Jawa Timur II menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk mendirikan tax center. Salah satunya Peguruan Tinggi yang terlibat dalam tax center ini adalah  Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dewantara, Jombang. “Kita ingin dengan kerjasama ini bisa membantu dalam sosialiasi perpajakan dan memudahkan wajib pajak untuk melakukan pelaporan,” ujar Lusiani.

Kerjasama yang sudah dilakukan Kanwil Direktorat Pajak dengan pihak kampus ini dilakukan dalam hal sosialisasi tentang perpajakan. Selain  itu juga membangun kesadaran masyarakat untuk patuh  pada ketentuan perpajakan, baik patuh untuk  melapor maupun membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang sudah ada. “Yang terpenting ada pembelajaran bagi adik adik mahasiswa tentang  ketentuan perpajakan,” jelasnya.

Saat ini ada  sembilan tax center yang sudah kerjasama  dengan pihak perguruan tinggi di wilayah Jatim II.  Kampus yang sudah menandatangani MoU ini akan didampingi relawan pajak yang membantu pihak kampus  melakukan pelayanan wajib pajak untuk melapor ataupun membayar. Selain tax center, Kantor Pelayanan Pajak (KPP)  yang ada di masing masing kota kabupaten juga melayani segala urusan perpajakan.

Setelah melakukan penandatangan MoU Kerjasama ini,  direktorat pajak juga mengukuhkan duta pajak bagi mahasiswa di Kampus STIE Dewantara. Duta pajak ini akan bertugas membantu sosialisasi kepada  masyarakat agar bisa patuh pajak dan memahami kewajibannya sebagai warga negara.

Yuniep Mujati Suaidah, Ketua Sekolah  Tinggi Ilmu Ekonomi Dewantara Jombang mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pihak kampus untuk membantu program pemerintah. Terutama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kampus dan masyarakat sekitar untuk patuh membayar dan melaporkan pajak bagi Wajib Pajak.

“Kita ingin membantu pemerintah dalam membangun kesadaran untuk melaporkan sekaligus membayar pajak bagi warga,” katanya.

Rencananya, mahasiswa yang sudah dikukuhkan jadi duta pajak akan bergerak di dalam kampus maupun di luar kampus membantu sosialisasi dunia perpajakan.

Semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk patuh membayar dan melaporkan maka uang yang masuk ke negara akan semakin besar. Tentu dampaknya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. “Seluruh uang yang dibayarkan WP ini akan dikembalikan untuk masyarakat dalam bentuk pembangunan,’” katanya.

Reporter: Lufi Syailendra
Editor: Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.