READING

Cara Ngabuburit Yang Asyik dan Terhormat

Cara Ngabuburit Yang Asyik dan Terhormat

SALAH satu yang dilakukan orang orang yang berpuasa ramadan adalah ngabuburit. Berakar dari kata burit yang dalam bahasa Sunda berarti sore, ngabuburit merupakan tradisi masyarakat Sunda menanti datangnya sore hari. Dalam konteks bulan ramadan, ngabuburit ditafsirkan menunggu datangnya waktu berbuka puasa.

Banyak yang bisa dilakukan. Diantaranya menyiapkan takjil sebagai menu buka puasa. Biasanya  makanan dan minuman manis manis, seperti kurma, kolak pisang hangat, kolak roti, es dawet, atau kacang ijo. Jika menu sudah dipersiapkan, dan datangnya waktu berbuka masih panjang, ngabuburit bisa dilakukan dengan cara lain.

Namun jangan sampai kegiatan yang tujuannya menjemput waktu berbuka justru membatalkan puasa itu sendiri. Semisal muntah dengan sengaja, memasukkan benda ke dalam tubuh seperti hidung atau telinga, atau tergoda hingga melakukan hal hal maksiat yang membatalkan puasa.

Berikut cara ngabuburit yang asyik dan saking asyiknya, saat dilakukan tidak terasa azan maghrib telah berkumandang.  

Pertama, mengaji atau mendengarkan kultum.

Tidak hanya asyik. Aktifitas ngabuburit yang bersifat rohaniah ini juga terhormat dan disarankan. Bonusnya pahala. Mengaji tidak harus pergi ke mushola atau masjid. Tapi bisa juga di kamar, ruang keluarga, atau ruang belakang. Juga tidak harus mendaras surat Madaniyyah yang panjang. Namun cukup surat Makiyyah berayat pendek dan diperkirakan tiba waktu berbuka puasa.

Selain mengaji, ngabuburit bisa dilakukan dengan mendatangi majelis taklim. Duduk, diam dan memperhatikan. Dengan  mendengarkan ceramah yang sesungguhnya tidak memakan waktu panjang itu, tidak terasa waktu berbuka puasa telah tiba.

Kedua, nonton film.

Apalagi sekarang ini masih hangat hangatnya film “Avengers : Endgame”.  Menonton film menjadi salah satu cara ngabuburit yang asyik.Apalagi sejak awal kita sudah tahu bocoran sinopsisnya. Namun jangan lupa, sebelum menonton pilihlah jam tonton yang sekiranya tidak jauh dari waktu berbuka puasa.

Kalau bisa saat film habis saat itu juga kumandang azan maghrib terdengar. Namun jika tidak bisa, sebaiknya menyiapkan bekal makanan dan minuman untuk membatalkan puasa.        

Ketiga, main game.

Salah satu sifat negatif dari game adalah adiktif. Terutama game online. Namun selama masih bisa kontrol, game menjadi cara ngabuburit yang asyik daripada bermain kartu dan sejenisnya.  

Apalagi permainan yang dilakukan bersifat scoring atau banyak banyakan point kemenangan. Juga game yang berifat petualangan. Saat sedang asyik asyiknya tidak terasa waktu berbuka telah tiba.  

Keempat, baca buku.

Diusahakan novel. Bisa kisah ringan, bisa juga berat. Tergantung kenyamanan pikiran mengunyah dan memahami cerita. Saat pikiran hanyut ke dalam cerita, rasa lapar dan dahaga karena ibadah puasa, lupa sudah. Yang ada adalah rasa penasaran ingin segera mengetahui ujung cerita.

Keasyikkan membaca novel kurang lebih sama dengan menonton film. Bahkan banyak yang menyebut membaca novel merupakan menonton film dengan cara lain. Imajinasi membaca novel konon lebih berkembang daripada menikmati tontotan visual.

Sebagai kegiatan ngabuburit, membaca novel membuat tidak terasa azan maghrib tiba tiba berkumandang.    

Kelima, olahraga.

Jika dilakukan dengan porsi yang tepat olahraga itu menyehatkan.  Dalam berpuasa tentutidak bisa sembarangan berolahraga. Disarankan yang ringan ringan saja. Jalan atau lari kecil. Karena jika tidak justru akan membuat lemas dan malah berpotensi membatalkan puasa.  

Dan olahraga bisa menjadi sarana ngabuburit yang cukup asyik untuk dilakukan. Tidak hanya sehat. Dalam konteks ibadah puasa juga berpahala. Demikian lima cara ngabuburit yang asyik dan terhormat daripada sekedar bergerombol di jalan mengamati orang lewat atau hanya tidur sepuasnya. (Mas Garendi)  

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.