READING

Cegah corona, Pedagang Pasar Bandar Rutin Senam Se...

Cegah corona, Pedagang Pasar Bandar Rutin Senam Setiap Pagi

KEDIRI – Beberapa pasar tradisional dikabarkan memiliki pedagang yang positif COVID-19. Demi menghindari hal serupa, Pasar Bandar Kota Kediri pun melakukan sejumlah aksi pencegahan. Salah satunya dengan melakukan senam pagi setiap hari. Kebiasaan ini bahkan telah berlangsung selama empat bulan sejak penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah.

Hampir semua elemen pasar terlibat dalam senam pagi ini. Mulai dari staf pasar, pedagang, satpam, bahkan pengunjung yang berbelanja pagi ikut menggerakkan anggota tubuhnya mengikuti instruktur senam. “Ide ini digagas oleh petugas retribusi pelayanan pasar (karcis), Iswahyuni,” kata Agus Setiyono Budi, Koordinator Pasar Bandar kediri (20/06).

Iswahyuni yang pernah menjadi instruktur senam pun awalnya hanya berkeliling pasar menjalankan tugasnya menarik retribusi. Namun dia melihat pedagang perlu menerapkan pola hidup sehat agar terhindari dari wabah virus corona. Ia pun mengusulkan senam rutin ke koordinator pasar.

Usulan tersebut ternyata disambut baik. Iswahyuni yang berencana memimpin langsung kegiatan senam langsung berburu gerakan melalui video youtube. Dia kemudian mendapatkan inspirasi dari video dr. Adi Gunawan, seorang dokter spesialis paru. Dalam video tersebut Iswahyuni mencontoh gerakan-gerakan yang dapat memperlancar peredaran darah ke paru-paru. Di sana juga ada anjuran untuk berjemur setiap pagi.

“Pelaksanaannya rutin mulai Senin hingga Sabtu pukul 09.45 WIB-10.00 WIB di pelataran parkir sebelah timur Pasar Bandar,” ujar Agus.

Kini senam yang diberi nama senam imun ini rutin diikuti sekitar 40 orang per hari. Pedagang yang sibuk dan tidak sempat menuju pelataran parkir tetap bisa mengikuti senam di lapak masing-masing karena gerakan-gerakannya sudah familiar. Mengingat senam ini telah dilakukan secara rutin berulang-ulang.

“Suara musik pengiring bisa didengar ke seantero pasar karena diputar melalui sound system pasar. Jadi pedagang bisa senam di lapak masing-masing sambil menunggui dagangan,” bebernya.

Awalnya para pedagang merasa kagok menjalankannya. Namun ternyata semakin ke sini, mereka semakin antusias dengan kegiatan senam rutin ini. Mereka menjadi lebih sehat dan bersemangat berjualan di pagi hari. “Tidak hanya senam, aturan sesuai protokol kesehatan terus kita sampaikan ke masyarakat. Seperti memakai masker dan menjaga jarak,” tandasnya.

Sementara itu, para pedagang mengaku senang dengan adanya senam imun rutin ini. Seperti yang disampaikan Yit, pedagang sepatu dan sandal di Pasar Bandar. “Agar badan sehat dan mencegah corona,” katanya. Hal senada juga disampaikan Ana. Penjual daging sapi dan daging ayam di lantai 2 ini menganggap bahwa senam imun bisa menambah kekebalan tubuh. (pro/Dina Rosyidha)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.