READING

Cegah Otot Kaku Selama WFH dengan Gerakan Ini

Cegah Otot Kaku Selama WFH dengan Gerakan Ini

Ada banyak tipe pekerja ketika bekerja dari rumah. Sebagian besar memilih kamar tidur sebagai tempat bekerja. Selain karena keterbatasan ruangan bagi mereka yang nge-kost, kasur menjadi spot favorit karena bisa bekerja sekaligus rebahan.

Beberapa pekerja lainnya tetap memilih bekerja menggunakan meja dan kursi. Namun jelas spesifikasi meja dan kursi yang mereka gunakan sangat jauh dari kata sesuai. Mereka lebih memilih menggunakan perabotan seadanya dari pada harus membeli meja kursi kerja yang harganya relatif mahal.

Beberapa warga net pun berbagi foto meja kerja selama bekerja di rumah. Ada yang menggunakan meja lipat biasa sambil duduk selonjoran, ada yang menggunakan meja setrika, bahkan ada yang menggunakan jok motor yang di-standar tengah. Yang paling sederhana, ada yang cukup menggunakan kardus mie instan sebagai meja kerja.

Ketidaksesuaian properti kerja ini membuat para pekerja menjadi mudah lelah. Apalagi jika harus bekerja di depan laptop dalam jangka waktu lama setiap harinya. Kebiasaan ini bisa memberikan dampak negatif bagi tubuh. Yang paling cepat dirasakan adalah rasa kaku dan nyeri di leher, bahu, punggung, lengan, dan kaki.

Agar selalu sehat selama menjalani work from home (WFH), alangkah baiknya mengganti properti kerja yang baik. Tidak harus mahal, asalkan masih bisa difungsikan dengan baik. Kita bisa mengenakan meja kayu biasa dan kursi “kondangan” yang terbuat dari plastik asalkan posisinya sesuai dengan tinggi badan. Kita bisa menyiasatinya dengan menaruh bantalan tipis di bagian dudukan maupun punggungnya agar lebih nyaman digunakan.

Jangan lupa untuk sesekali menggerakkan badan ketika sedang bekerja. Lakukan gerakan gerakan peregangan setidaknya setiap satu hingga dua jam sekali. Beberapa gerakan sederhana ini bisa menghindarkan kita dari nyeri di bagian tubuh tertentu, terhindar dari saraf kejepit, hingga stress selama bekerja.

Peregangan leher

Tekan kepala ke arah atas dengan mendongkkan kepala dan disangga dengan tangan di bagian dagu. Tundukkan kepala dengan menekan di bagian belakang kepala menggunakan kedua tangan. Tekan kepala ke samping kanan dengan menekuk leher dan meletakkan tangan kanan di atas telinga kiri. Begitu pula sebaliknya.

Jangan lupa membuat gerakan menolehkan wajah ke arah kanan dengan menekan rahang bawah bagian kiri. Dan lakukan gerakan kebalikannya.  Lakukan gerakan ini masing-masing selama lima-delapan detik.

Peregangan punggung dan tangan

Satukan telapak tangan kanan dan kiri. Lalu tarik ke arah atas. Bengkokkan tubuh ke arah kanan dan juga kiri. Jangan lupa juga tarik tangan ke depan dengan tubuh sedikit membungkuk, dan tarik ke belakang punggung. Lakukan gerakan ini selama lima-delapan detik secara berurutan.

Peregangan kaki

Letakkan kedua tangan di atas meja sebagai tumpuan. Kedua kaki dibuka lebih lebar dari lebar tangan. Dengan menjaga tubuh agar tetap tegak, condongkan badan sedikit ke kanan dengan menekuk lutut kanan. Lalu tegakkan kembali kaki dan condongkan badan ke kiri dengan menekuk lutut sebelah kiri.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.