READING

Cek Data Warga Karantina dan Bansos Kota Melalui W...

Cek Data Warga Karantina dan Bansos Kota Melalui Website Ini

KEDIRI – Demi memudahkan masyarakat mengakses informasi selama wabah, Pemerintah Kota Kediri meluncurkan dua layanan berbasis online. Informasi seputar ruang observasi bisa diakses melalui laman www.observasicorona.kedirikota.go.id. Sedangkan terkait penyaluran bantuan sosial bisa diakses di https://cekbansos.kedirikota.go.id.

Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri meluncurkan website Observasi Corona Kota Kediri melalui video konferensi di Media Center Covid-19 Kota Kediri, Kamis (30/4). Laman ini berfungsi untuk memantau siapa saja masyarakat Kota Kediri yang mudik dan sedang menjalani observasi.

“Jadi warga lainnya terutama perangkat kelurahan bisa ikut memantau warga asal kelurahan mana saja yang sedang menjalani observasi, berapa lama, dan sudah boleh pulang atau tidak,” terang Mas Abu kepada seluruh kepala kelurahan se-Kota Kediri melalui video conference.

Keterbukaan informasi ini ditujukan agar masyarakat bisa bersama-sama melakukan pemantauan keberadaan para pemudik. Jika mendapati ada orang yang seharusnya menjalani masa observasi namun ternyata sudah berada di lingkungan tempat tinggal, warga bisa melaporkannya untuk ditindaklanjuti.

“Tidak ada pengecualian, semua warga yang mudik atau datang dari luar kota harus masuk observasi. Kita awasi bareng-bareng,” tambahnya.

Tidak hanya tentang upaya pencegahan. Pemkot Kediri juga berusaha bekerja secara transparan terkait bantuan sosial semasa wabah corona. Setiap informasi dan perkembangan di lapangan bisa dicek warga melalui aplikasi cekbansos.kedirikota.go.id.

Melalui aplikasi tersebut, warga bisa mengecek apakah mereka bisa menerima bantuan sembako atau tidak. Caranya cukup masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP. Selain itu, warga juga bisa memantau tetangga apakah ada yang menerima bantuan ganda dari pemerintah atau tidak.

“Bisa dicek bersama apakah ada tetangga yang sudah menerima PKH masih tetap menerima bansos corona atau tidak. Jika ada silahkan langsung dilaporkan,” tegasnya saat melaunching aplikasi bansos di Kantor Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jumat (1/5).

Aplikasi ini diharapkan bisa menjadi media untuk menjaga keterbukaan informasi bantuan yang sifatnya sensitif. Tidak hanya itu, prosesnya yang berbasis digital lebih memudahkan masyarakat karena tidak memerlukan verifikasi ketika melakukan pengecekan. Cukup memasukkan NIK maka data yang bersangkutan terpampang secara lengkap.

Untuk diketahui, jumlah penerima bansos wabah corona saat ini mencapai 23.840 KK yang tersebar di 46 kelurahan di Kota Kediri. Mereka menerima bantuan berupa Kartu Sahabat (Santunan Hadapi Bencana Tunai) yang diisi saldo oleh Pemkot Kediri sebesar Rp 200 ribu per bulan terhitung April hingga Juni nanti. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan bantuan beras seberat 10 kg untuk masing-masing KK.

“Ini juga sesuai arahan Presiden Jokowi dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Semua kita buka datanya,” pungkasnya. (pro/Dina Rosyidha)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.