READING

Datangi Polda Jatim, Ahmad Dhani Bilang Akan Jua...

Datangi Polda Jatim, Ahmad Dhani Bilang Akan Jualan Kaos Saja

SURABAYA- Setelah dua kali mangkir dan terlambat 2,5 jam dari jadwal panggilan pemeriksaan penyidikan yang ketiga, Ahmad Dhani Prasetyo akhirnya muncul di  Mapolda Jawa Timur. Bukan Dhani jika tidak membuat sensasi.

Dedengkot grup band Dewa 19 itu mengenakan kaos hitam dengan lafadz  tauhid, yakni lafadz mirip bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang dibakar Banser NU di Garut Jawa Barat lalu.

“Habis ini saya jualan kaos saja. Kaos saya bagus kan?. Pasti kalau saya jualan bakalan laris, “sergah Dhani menanggapi respon pewarta yang menunggunya di gerbang Direskrimum Polda Jatim Rabu (24/10/2018).

Sejak turun dari mobil  Hyundai putih nopol B 1354 ELQ, musisi yang memilih terus melicinkan kepalanya itu terlihat tanpa beban. Dhani yang diperiksa sebagai saksi tampak rileks.  .

Kendati demikian, dia tidak sendirian. Ayah Al, El dan Dul itu didampingi seorang pengacara. Ditanya apakah kaos yang dikenakan ada kaitan dengan insiden pembakaran bendera HTI di Garut, jawaban Dhani justru melenceng.

“Kaos ini artinya ya mendukung Prabowo, “katanya seperti dikutip dari sindonews.com.

Sementara dalam kasus hukum yang dihadapinya, Dhani bersikukuh tidak bersalah. Dugaan penipuan dan penggelapan yang dituduhkan, menurut dia harusnya tidak terjadi. Persoalan itu, kata Dhani hanyalah  miss komunikasi yang tidak perlu masuk ranah pidana. Persoalan itu kata dia juga bukan urusan investasi.

“Kalau mengikuti kronologisnya, mestinya ini (kasus) tidak sampai ke polisi. Ini hanya miss komunikasi saja, “paparnya.

Pengacara Dhani, yakni Krisyiawanto menambahkan, urusan uang Rp 200 juta yang dituduhkan digelapkan kliennya adalah hasil pembicaraan dengan mantan Wali Kota Batu Edi Rumpoko.

“Kami juga sudah komunikasi dengan Pak Edi (Edi Rumpoko) dan tidak ada masalah. Sudah klir. Klarifikasi ini juga akan sampaikan kepada penyidik, “terangnya.

Dhani diperiksa atas pelaporan Moh Zaini Ilyas terkait dugaan investasi vila Rp 400 juta  di Batu Jawa Timur. Pelapor mengaku meminjamkan uang kepada Dhani, namun masih dikembalikan Rp 200 juta.

Terkait proses hukum yang berjalan  Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan akan menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah.

Hingga saat ini proses penyidikan, yakni meminta keterangan Ahmad Dhani dan pelapor  masih berlangsung. “Kami akan menjunjung azas praduga tidak bersalah, “ujarnya. Sementara terkait kasus ujaran kebencian, Ahmad Dhani akan diperiksa Kamis besok (25/10).

Dalam kasus itu bos Republik Cinta Manajemen itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Dhani telah menyampaikan malam ini akan bermalam di Surabaya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.