READING

Demi Capai Kota Layak Huni, Yuk Isi Survei Ini

Demi Capai Kota Layak Huni, Yuk Isi Survei Ini

KEDIRI – Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melakukan survei tentang kota layak huni. Jajak pendapat ini dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang mungkin terjadi di Kota Tahu saat ini agar bisa menjadi bahan evaluasi.

Kepala Barenlitbang Kota Kediri, Edi Darmasto mengungkapkan bahwa Kota Kediri sendiri sebenarnya memiliki performa pelayanan yang cukup baik di masyarakat. Apalagi dengan adanya dana prodamas membuat program pembangunan infrastruktur berjalan cepat dan merata. Begitu pula dengan pengembangan sosial dan ekonomi di masyarakat.

Meski demikian, pelaksanaan jajak pendapat tetap diperlukan guna mendapatkan informasi terkini dan valid terkait kebutuhan di masyarakat yang terus berubah dan dinamis. Dengan begitu, program pemerintah ke depannya diharapkan semakin sesuai dengan harapan warga lokal Kota Kediri.

“Hasil survei ini nantinya menjadi bahan evaluasi masalah yang mungkin terjadi di perkotaan yang pastinya mempengaruhi tingkat kelayakan huni sebuah kota, termasuk Kota Kediri,” ungkapnya

Tidak lagi dilakukan secara manual, Pemkot Kediri melaksanakan survei ini dalam bentuk formulir elektronik. Selain lebih praktis dan ekonomis, kondisi pandemi COVID-19 yang belum mereda juga menjadi alasan dilaksanakannya survei dengan bebasis online. Apalagi saat ini sebagian besar masyarakat Kota Kediri adalah kaum milenial yang semakin melek internet.

“Saat ini apa-apa sudah berbasis online. Jadi harapannya survei daring ini juga tidak memberatkan warga Kota Kediri,” tandasnya.

Untuk berpartisipasi dalam survei, masyarakat bisa mengisi formulir yang berisi sejumlah pertanyaan yang tertaut di https://bit.ly/IKLH2020. Survei ini menanyakan pendapat masyarakat mengenai kelengkapan fasilitas dan sarana yang ada di Kota Kediri. Begitu juga dengan pendapat masyarakat mengenai pengalaman dalam memperoleh pelayanan oleh penyelenggara layanan.

“Survei berlangsung mulai hari ini (10/08) sampai tanggal 15 September 2020 nanti,” bebernya.

Ia juga menambahkan bahwa instrumen pernyataan dibuat sesederhana mungkin agar memudahkan masyarakat dalam memahami pertanyaan dan menghemat waktu untuk mengisinya. “Siapapun bisa ikut serta dalam jajak pendapat ini asalkan berstatus sebagai warga Kota Kediri,” jelasnya.

Edi berharap masyarakat mau berpartisipasi aktif dalam survei kali ini dan mengisinya dengan sebenar-benarnya. Sebab hal ini akan berpengaruh pada penentuan arah kebijakan pemerintah sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Survei ini sangat penting, jadi kami berharap ada banyak saran dan masukan yang membangun dari masyarakat,” tutupnya. (pro/Dina Rosyidha)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.