READING

Dibuang Sayang, Begini Cara Mengolah Jamur Enoki B...

Dibuang Sayang, Begini Cara Mengolah Jamur Enoki Berbakteri

Jamur adalah salah satu bahan makanan yang diminati masyarakat. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang tawar membuat bahan makanan ini cocok diolah menjadi berbagai jenis makanan. Mulai dari sup, tumis, hingga digoreng krispi. Salah satu jamur yang digemari adalah jamur enoki. Bentuknya panjang dan memiliki tudung kecil di ujungnya. Bentuknya sekilas menyerupai taoge dan hidupnya berkoloni.

Sayangnya baru-baru ini Kementerian Pertanian RI menginstruksikan para distributor maupun swalayan menarik jamur enoki yang diimpor dari Korea Selatan (Korsel). Diduga jamur dari Negara Gingseng tersebut mengandung bakteri Listeria monocytogenes dengan kadar di atas jumlah wajar. Fenomena ini diketahui dari informasi yang disebarkan International Food Safety Authority Network (INFOSAN).

Bakteri Listeria monocytogenes sendiri menyebabkan infeksi listeria atau listeriosis. Gejalanya muntah demam diare, sakit kepala, kejang hingga kematian jika daya tahan tubuhnya buruk. Bakteri ini sebenarnya tidak hanya di jamur enoki. Beberapa bahan makanan lainnya juga rentan mengandung bakteri ini seperti bahan makanan mentah dari hewan, dan sayuran berupa umbi tanah seperti lobak, wortel, kentang, dan sejenisnya.

Jika kita terlanjur memiliki stok jamur enoki di kulkas, tidak usah khawatir untuk mengonsumsinya. Yang terpenting cara mengolahnya harus benar. Berikut beberapa tips mengolah bahan makanan beku terutama jamur enoki agar aman ketika dikonsumsi.

Jangan menyimpannya terlalu lama

Bahan makanan yang disimpan terlalu lama rentan mengalami pembusukan tanpa disadari. Di sisi lain, bakteri ini hidup di vegetasi yang busuk dan dapat bertahan di lemari pendingin,  Untuk mengurangi potensi bahan makanan terkontaminasi bakteri, sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan bahan makanan di kulkas.

Cuci bersih sebelum dimasak

Meski bahan makanan yang akan kita olah baru saja dikeluarkan dari lemari pendingin, tidak ada salahnya untuk mencucinya kembali. Apalagi untuk makanan yang akan dikonsumsi mentah seperti sayuran maupun buah-buahan. Tidak perlu menggunakan sabun, cukup bilas di bawah air mengalir.

Masak dengan sempurna

Faktor inilah yang membuat jamur enoki menjadi penyebab paling rentan penyakit listeriosis. Pasalnya banyak orang yang gemar mengonsumsi jamur enoki dalam bentuk setengah matang. Mereka tidak memasaknya, namun hanya mencelupkannya dalam kuah sup panas. Agar tidak keracunan, masak jamur enoki di atas suhu 75 derajat celsius.

Tidak hanya jamur enoki, bakteri ini juga bisa berada di sayuran lain yang bersentuhan langsung dengan tanah, dan air. Bahkan bisa menyebar ke bahan makanan lain yang disimpan dalam tempat yang sama. Makanya sebaiknya masak bahan makanan dengan kematangan yang sempurna untuk mematikan bakteri yang mungkin mengontaminasi makanan saat disimpan.

Pisahkan telenan dan pisau pemotong

Untuk makanan yang tetap ingin dikonsumsi mentah, sebaiknya potong menggunakan pisau dan telenan yang terpisah dengan sayuran lainnya. Atau kita bisa mengakalinya dengan mencuci dulu pisau dan telenan menggunakan sabun sebelum dipakai untuk memotong buah dan sayuran yang dikonsumsi dalam bentuk salad.

Simpan secara terpisah dan tertutup rapat

Saat ini sudah banyak tutorial menyimpan bahan makanan segar di kulkas. Para ibu rumah tangga banyak membagikan triknya melalui channel youtube mereka. Caranya yakni dengan mencucinya dulu dan mengeringkannya sebelum disimpan.

Simpan sayuran, daging dan ikan secara terpisah dalam kotak-kotak transparan. Selain lebih awet, penyimpanan dengan cara yang demikian dapat menjaga bahan makanan agar tidak saling mencemari. Jangan lupa untuk membersihkan lemari pendingin secara berkala agar tidak menjadi sumber bakteri.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.