READING

Dihidangkan di Dalam Kendi, Dawet Ayu Pak Yanto Le...

Dihidangkan di Dalam Kendi, Dawet Ayu Pak Yanto Legendaris di Kediri

KEDIRI– Siapa yang tidak kenal dawet. Isian minuman yang terbuat dari tepung beras atau tepung ketan ini sangat melegenda hampir di seluruh pelosok Jawa. Di Tanah Pasundan, dawet lebih dikenal dengan sebutan cendol. Hampir mirip namun berbeda.

Dan jangan salah, penggemar es dawet ini tidak hanya sobat ambyar saja loh. Hampir semua kalangan menyukainya. Makanya untuk menemukan penjual es dawet ini cukup mudah. Dari sekian jenis es dawet, yang paling digemari adalah dawet ayu khas Banjarnegara.

Di Kota Kediri sendiri, ada salah satu penjual dawet ayu yang cukup legendaris. Tempatnya di pinggir Jalan Gatot Subroto, Nomor 72, Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto. Tepatnya di sisi timur traffic light pertigaan Ngampel, sebelah selatan RS Muhammadiyah.

Dari luar, tempatnya sangat sederhana. Hanya ada tulisan dawet ayu dan gambar tokoh wayang dengan warna latar belakang kuning. Di dalamnya pun hanya berisi meja kayu dan kursi plastik yang berjajar rapi. Relatif luas, bisa menampung hingga 30 pengunjung sekaligus.

“Kadang sepi, kadang ramai. Tapi kalau Hari Minggu pasti lebih ramai dari hari biasa,” terang Bekti, penjual Dawet Ayu kepada Jatimplus.ID.

Memang pembeli tidak selalu banyak setiap harinya. Karena di sana hanya menjual es dawet saja. Tidak ada makanan berat atau makanan ringan yang bisa menjadi pendamping es dawet. Sehingga yang datang hanyalah mereka yang memang benar-benar ingin merasakan segarnya es dawet saja.

Meski demikian, pilihan variasi es dawetnya sendiri cukup banyak. Mulai dari es dawet gula aren, dawet tlasih, dawet ketan hitam, hingga dawet teler. Ada pula pilihan dawet bercampur buah-buahan seperti nangka, alpukat, dan durian. Ada pula dawet rumput laut, dawet campur dan dawet spesial.

Untuk dawet spesial, isi es dawetnya cukup ramai. Selain dawet, ada tlasih, rumput, dan nangka yang menemani. Potongan alpukatnya pun tebal-tebal dan tidak pelit. Mereka ini tampak terendam santan yang bercampur dengan gula aren. Memberikan sensasi gurih dan manis yang pas.

“Gulanya bisa milih, mau gula aren apa gula biasa,” jelasnya.

Apalagi jika ditambah potongan es. Sangat menyegarkan ditengah teriknya sinar matahari siang. Makanya tidak jarang, para pengguna Jalan Kediri-Nganjuk yang sedang bepergian datang mampir hanya untuk melepas penat dan dahaga.

“Pembeli biasanya datang dari Kediri dan sekitarnya seperti Nganjuk,” tambah Bekti.

Dan tampilan es dawet ayu ini cukup unik. Alih-alih menggunakan gelas atau mangkuk. Bekti justru menggunakan kendi berbahan tanah liat sebesar dua tangkup tangan orang dewasa. Untuk satu porsi es dawet, sudah cukup mengenyangkan. Namun jika ingin dibungkus, porsinya tidak sebanyak ketika dinikmati di tempat.

Dawet ayu ini dirintis oleh suami Bu Bekti yakni Pak Yanto sejak tahun 1997. Sebelumnya, Pak Yanto yang asli Solo berjualan keliling di sekitar Kota Kediri dengan menggunakan alat pikul bersama dengan rekannya. Seiring berjalannya waktu Pak Yanto dan istrinya pun memutuskan untuk membuka depot dawet ayu.

Semakin bertambahnya usia, tidak banyak yang bisa dijual Pak Yanto. Menurut Bu Bekti setiap harinya dia hanya menjual maksimal 5 liter dawet saja. Jika hari libur penjualan bisa sampai 10 liter. Dawetnya sendiri, Bekti membelinya dari pedagang dawet lain yang sudah ia percaya.

“Saya tinggal bikin juruh, santan danmenyiapkan isian lainnya. Hanya jualan saja sudah terasa capek-capek karena sudah tua,” tambahnya.

Untuk harga es dawet yang dijual Bu Bekti dan Pak Yanto relatif murah. Untuk es dawet gula aren hanya dibanderol harga Rp 4.500. Sedangkan untuk dawet buah-buahan seperti nangka dijual Rp 5 ribu, alpukat Rp 7 ribu dan durian Rp 8 ribu. Sedangkan yang spesial harganya paling mahal yakni Rp 9 ribu per porsi.

“Yang paling banyak dibeli ya yang spesial karena isinya paling lengkap,” pungkasnya.

Reporter : Dina Rosyidha
Editor: Prasto Wardoyo

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.