READING

Dihukum Komdis PSSI, Persik Tuntut Keadilan

Dihukum Komdis PSSI, Persik Tuntut Keadilan

KEDIRI – Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada manajemen Persik Kediri atas insiden pelemparan botol ke tengah lapangan. Manajemen berencana mengajukan banding lantaran menilai sanksi tersebut tak sesuai dengan fakta lapangan.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Komite Disiplin PSSI Asep Edwin Firdaus tanggal 23 Juli 2019, Persik dianggap melakukan pelanggaran disiplin atas serangan suporter saat menjamu Persewar Waropen. Insiden ini terjadi di Stadion Brawijaya Kediri 14 Juli 2019.

Menurut laporan yang diterima Komisi Disiplin PSSI, suporter Persik terbukti melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan dan melakukan pengejaran kepada pemain Persewar Waropen. “Diperkuat bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin,” tulis Asep dalam surat tersebut.

baca juga: Biznet Resmi Gandeng Persik Sebagai Official Football Club

Atas pelanggaran tersebut, Komisi Disiplin PSSI menyatakan Persik Kediri melanggar Pasal 70 lampiran 1 juncto Pasal 34 ayat 1 Kode Disiplin PSSI. Selanjutnya menghukum Persik Kediri membayar denda sebesar Rp 50 juta. Pembayaran itu harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah keputusan ini dikeluarkan PSSI.

baca juga: Bila Mengalami Hipotermia Ini Yang Harus Dilakukan

CEO Persik Kediri Subiyantoro langsung menyatakan keberatan atas hukuman tersebut. Menurut dia, Komisi Disiplin tidak cermat dalam melihat kronologis insiden tersebut, hingga menilai suporter Persik sebagai pemicu keributan.  

“Padahal pengawas pertandingan tahu jika aksi suporter justru dipicu sikap pemain Persewar yang provokatif. Mereka mengacungkan jari tengah ke suporter,” terang Subiyantoro membela Persikmania.

Hal ini seharusnya menjadi pertimbangan Komisi Disiplin dalam menjatuhkan sanksi kepada Persik. Kalaupun pada akhirnya Persik tetap dinyatakan bersalah, denda yang dijatuhkan setidaknya tidak terlalu besar.

Untuk itu manajemen Persik Kediri berencana mengajukan banding atas putusan tersebut, dan sedang mengumpulkan bukti-bukti pendukung. Mereka berharap Komisi Disiplin akan menganulir penjatuhan denda kepada manajemen yang tengah berusaha bangkit dari keterpurukan. “Kalaupun tidak dianulir, setidaknya dendanya bisa dikurangi,” kata Subiyantoro.

Pria berambut pirang ini juga menyampaikan salut atas sportivitas suporter yang telah meminta maaf kepada manajemen Persik atas insiden itu. Mereka bahkan sempat berencana menggalang dana untuk membantu pengurus membayar denda.

baca juga: Pak Gesang Bergosip Tentang Didi Kempot

Sejumlah suporter Persik juga mengkritik sikap PSSI yang mudah menjatuhkan denda kepada klub, tetapi lupa untuk menyelesaikan kewajiban. Hingga kini janji PSSI untuk memberikan bonus kepada Persik sebagai juara Liga III tak kunjung diberikan.

Laga Persik Kediri versus Persewar Waropen di Stadion Brawijaya memang berlangsung panas. Terlebih lagi tim tuan rumah harus menelan kekalahan di kandang sendiri dengan skor telak 0-2. Pelatih klub berjuluk Macan Putih, Budiardjo Thalib, mengakui ketangguhan tim tamu.

Print Friendly, PDF & Email

Hari Tri Wasono

Freelance journalist | Press freedom is ur freedom

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.