READING

Ekspor Benih Jagung Kediri Tembus Pasar China

Ekspor Benih Jagung Kediri Tembus Pasar China

KEDIRI – Julukan Kabupaten Kediri sebagai daerah agraris yang maju bukan omong kosong. Komoditas pertanian jagung mereka terbukti digemari warga China sebagai produk yang harus diimpor.

Melalui PT Agri Makmur Pertiwi yang beroperasi di Kabupaten Kediri, perusahaan ini sukses memproduksi benih jagung manis unggulan. Benih jagung ini bahkan telah diekspor ke negeri China dalam jumlah besar untuk dikembangbiakkan di sana. “Kami sangat senang bisa ekspor ke negara Cina, di mana sebaliknya Cina juga salah satu negara yang mengekspor barang ke Indonesia,” terang Junaidi Sungkono, Direktur Utama PT Agri Makmur Pertiwi dalam pemberangkatan truk peti kemas disaksikan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, Selasa 7 Januari 2020.

Tak tanggung-tanggung, jumlah benih jagung yang diekspor cukup besar, yakni mencapai 40 ton. Menurut Sungkono, varietas jagung manis ini sudah diekspor sebanyak tiga kali, dan akan terus ditingkatkan volumenya.

China bukan satu-satunya negara tujuan ekspor benih jagung manis ini. Sebelumya PT Agri Makmur Pertiwi telah mengirim benih ke Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Hanya saja volume pengirimannya lebih kecil dibanding negara China.

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno yang menyaksikan pemberangkatan armada pengiriman benih jagung bersama Dirjen Hortikultura mengapresiasi hal ini. Menurut bupati, ekspor ini sangat membanggakan Kabupaten Kediri. Ini makin menguatkan posisi Kabupaten Kediri sebagai kawasan agraris. “Saya harapkan ekspor benih dari Kabupaten Kediri bisa lebih banyak lagi. Kedepannya tidak hanya benih tanaman saja, tetapi bisa produk lain yang kita ekspor keluar negeri,” kata bupati.

Kegiatan ekspor ini, menurut bupati, sudah berjalan selama tiga tahun. Dan dengan banyaknya benih yang diproduksi pabrikan, petani makin memilki ragam pilihan. Sehingga kualitas hasil pertanian akan bisa ditingkatkan.

Sementara itu Dirjen Holtikultura Prihasto Setyanto menjelaskan, penelitian-penelitian yang dilakukan PT Agri Makmur Pertiwi mampu menghasilkan benih-benih unggul yang berkualitas ekspor.

“Dengan demikian benih yang dihasilkan memiliki daya saing jika dibandikan dengan perusahaan lain. Karena di Kementerian banyak sekali yang mengajukan ijin ekspor tapi kami saring dulu agar benih yang diekspor ini kualitasnya benar-benar kompetitif,” katanya.

Kapasitas ekspor benih dari tahun terus meningkat. Jika tahun 2017 ekspor benih sebanyak 1.589 ton, tahun 2018 naik menjadi  1.845 ton. Peningkatan tersebut tidak terlepas dari peran dan kontribusi industri benih nasional.

Bahkan  nilai ekspor benih PT. Agri Makmur Pertiwi terus meningkat dari tahun ke tahun. Data dari PT. Agri Makmur Pertiwi,  ekspor benih pada tahun 2017 sebanyak 2.100 kg (25.200 dolar AS setara Rp 352,8 juta). Pada tahun 2018 sebesar 186.644 kg (941.425 dollar AS setara Rp 13,2 miliar) dan tahun 2019 mencapai 123.258 kg (1.837.758 dolar AS setara Rp 25,7 miliar). (Advertorial)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.