READING

Fakta atau Hoaks: Benarkah Minum Kopi Menjadi Peny...

Fakta atau Hoaks: Benarkah Minum Kopi Menjadi Penyebab Leukimia Ani Yudhoyono?

Tanpa mengurangi rasa kehilangan kita pada mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono yang telah berpulang pada 1 Juni 2019, ada sejumlah pemberitaan media yang mengiringi kepergian beliau patut kita telusuri kebenarannya. 

Sejumlah media online menurunkan berita soal penyakit leukimia yang diderita Ani Yudhoyono, dengan mengaitkan kebiasaan atau hobi minum kopi yang bisa memicu leukimia. Kalau pembaca tidak jeli, seolah-olah penyakit kanker darah yang diderita beliau dikarenakan hobi minum kopi. 

Kami melakukan penelusuran dengan memasukkan keyword “leukimia kopi ani yudhoyono” di mesin pencarian Google. Berikut adalah sebagian hasilnya:

Kalau melihat dari tanggal penerbitan, adalah Surya.co.id (surabaya.tribunnews.com) yang menurunkan artikel pertama kali; “Belajar dari Kondisi Ani Yudhoyono, ternyata Kopi Bisa Picu Leukimia”. Artikel ini diunggah pada 24 April 2019 pukul 22: 07 WIB.

Tidak lebih dari 1 jam kemudian, TribunJambi.com membuat artikel “Benarkah Kopi Bisa Picu Leukemia? Begini Prosesnya hingga Minuman Ini Bisa Sebabkan Kanker Darah”. Lalu diikuti Serambinews.com (aceh.tribunnews.com) dengan judul “Kondisi Ani Yudhoyono Menurun Drastis, Hobi Minum Kopi Ternyata Bisa Jadi Pemicu Leukimia”, ini diunggah pada 25 April 2019 pukul 10:53 WIB.

Setelah artikel soal kopi dan leukimia Bu Ani beredar di grup media Tribun ini, sejumlah media online lain menerbitkan artikel serupa, yang akhirnya menjadi viral.  

Bagi pembaca yang hanya melihat berita dari judulnya dan tidak mau melakukan verifikasi ulang, pasti akan berfikiran bahwa penyakit kanker darah Ani Yudhoyono disebabkan karena hobinya minum kopi.

Padahal, menurut penulusuran kami tidak ada pernyataan medis yang menyebut leukimia yang diderita Ani Yudhoyono karena kebiasaannya minum kopi. Bahkan, tidak ada sumber yang menyebutkan Ani Yudhoyono hobi minum kopi.

Namun sejatinya sumber awal dari artikel yang menghubungkan kopi dengan penyakit leukimia Bu Ani diterbitkan oleh Gridhealth.id (health.grid.id) yang mengunggah berita “Heboh Minuman Sejuta Umat Sebabkan Leukimia, Faktanya Bumil Minum Kopi Tidak Sebabkan Leukimia Seperti Diderita Ani Yudhoyono”. Berita ini diunggah pada 24 April 2019 pukul 16:14 WIB atau 5 jam 53 menit sebelum akhirnya Surya.co.id mengunggah artikelnya, memodifikasi judul dan sebagian isinya.

Artikel di Grid Health secara umum pada 9 paragraf awal menggambarkan kondisi Ani Yudhoyono saat dirawat di National University Hospital, Singapura, dari satu narasumber Annisa Pohan, menantunya. Namun, tiba-tiba di paragraf ke-10 artikel ini mulai menulis soal kopi sebagai salah satu penyebab leukimia, terutama pada bayi yang ibunya mengkonsumsi kopi berlebih saat hamil.

Sejatinya artikel ini mengutip tulisan media Inggris Daily Mail yang melansir judul “Coffee may raise child cancer risk, New evidence that caffeine could damage babies’ DNA”. Ini bahkan artikel lama yang tayang pertama kali pada 26 Januari 2009. Di sisi lain, Cancer Research UK, sebuah NGO kanker yang berbasis di London telah membantah artikel di atas pada hari yang sama dengan membuat pers rilis “Coffee-leukimia headlines based on research that hasn’t been done yet”. 

Organisasi kesehatan dunia WHO pada 2016 merilis, “minuman sangat panas mungkin bisa menjadi penyebab kanker, namun kopi telah dicoret dari daftar karsinogen: zat yang menyebabkan kanker”. Bahkan, menurut artikel ini, kopi mengandung antioksidan yang justru sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Namun, kebiasaan minum kopi berlebih yang ditambah dengan gula dan cream (atau dicampur dengan bahan lain) bisa menyebabkan penyakit, seperti obesitas dan diabetes, dan itu juga dalam skala tertentu bisa menjadi pemicu kanker. Artinya kopi bukan menjadi penyebab utama kanker. (Arief Priyono)

Print Friendly, PDF & Email

Arief Priyono

Tukang minum kopi yang sering mengaku sebagai pekerja kreatif. Suka bikin event huru-hara dalam skala recehan.

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.