READING

Gangguan Sindrom Williams Bisa Menurun

Gangguan Sindrom Williams Bisa Menurun

KEDIRI – Komedian Dede Sunandar tengah galau memikirkan pengobatan anaknya yang mengidap Sindrom Williams. Penyakit ini diyakini memiliki potensi menurun hingga 50 persen.

Penyakit yang diderita anak bungsu Dede Sunandar bisa jadi masih langka di Indonesia. Dilansir dari laman williams-syndrome.org, penyakit ini merupakan kondisi genetik yang ada saat lahir dan bisa menimpa siapapun. Kondisi ini membawa dampak pada penderita seperti gangguan kardiovaskular atau jantung, keterlambatan perkembangan, dan kemampuan belajar.

baca juga: Pahlawan Super Yang Berharap Tiap Hari Libur

Penyebab Sindrom Williams sendiri adalah terhapusnya materi genetik (sekitar 26 – 38 gen) yang ada di wilayah kromosom 7. Sejumlah penelitian menyebut proses penghapusan ini terjadi pada saat pembuahan.

baca juga: Suka Duka Jagal Binatang Kadang Juga Tertendang

Di beberapa kasus, anak dengan Sindrom Williams ini biasanya hanya satu-satunya dari seluruh anggota keluarga besarnya. Namun individu yang mengidap sindrom ini memiliki peluang menularkan kondisi mereka pada anak-anaknya hingga 50 persen.

Secara kasat mata, anak pengidap Sindrom Wilillams selalu bisa diidentifikasi dengan bentuk wajah yang khas. Diantaranya dahi yang cenderung lebar, hidung dengan kondisi jembatan yang rata, mulut dengan kondisi lebih lebar namun bibir cenderung lebih penuh, ukuran dagu yang kecil, mata tidak rata, ukuran gigi yang kecil dengan jarak berjauhan, hingga wajah dan leher yang terlihat lebih panjang saat mencapai usia dewasa.

baca juga: Resep Paling Praktis Memasak Sop Daging Sapi

Dede Sunandar bisa jadi adalah ayah yang “dipilih” oleh Tuhan untuk merawat anak dengan Sindrom Williams. Sebab potensi terjadinya kondisi ini sangat kecil, yakni mencapai 1:10.000 orang di dunia. Bahkan penelitian di Amerika Serikat menyebut peluang terjadinya gangguan ini mencapai 1:30.000 orang.

Namun fakta lain dari penyakit ini cukup mengejutkan. Masih menurut laman williams-syndrome.org, anak-anak dengan Sindrom Williams justru cenderung mudah bergaul, ramah, dan menawan. Beberapa orang tua yang merawat anak dengan kondisi ini bahkan menyebut kegembiraan dan perspektif yang dibawah oleh anaknya ke dalam kehidupan keluarga sangat luar biasa.

baca juga: Mudahnya Resep Sop Kambing Kuah Susu

Satu-satunya yang harus mendapat perhatian serius dari orang tua adalah gangguan kasdiovaskular yang diderita. Ancaman ini yang justru bisa beresiko kematian. Karena itu anak-anak dengan Sindrom Williams membutuhkan perawatan medis yang mahal dan berkelanjutan.

Pakar kesehatan menyebut pengidap Sindrom Williams harus ditangani oleh dokter yang ahli dalam menangani masalah jantung dan pembuluh darah, ahli endokronologi yang menangani gangguan hormon, ahli gastroenterology, dokter mata, psikolog, serta terapis yang ahli di bidang bicara dan terapis fisik.

print

Hari Tri Wasono

Freelance journalist | Press freedom is ur freedom

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.