READING

Hari Raya Praon, Tradisi Kupatan Orang Gunung saat...

Hari Raya Praon, Tradisi Kupatan Orang Gunung saat Melaut

PASURUAN – Walaupun pagi baru saja menunjukkan fajarnya, namun Pelabuhan Kota Pasuruan pagi tadi (12/6/2019) sudah menunjukkan aktivitas. Bukan bongkar muat ikan dari laut, namun aktivitas masyarakat Pasuruan yang sedang merayakan lebaran ketupat dengan Tradisi Praon. Tradisi tahunan ini memang selalu dilakukan pada hari ke delapan bulan syawal dengan menaiki perahu nelayan hingga ke tengah laut untuk melihat pemandangan serta sebagai ungkapan rasa syukur warga.

Dari pantauan jurnalis jatimplus.id   masyarakat terlihat berbondong-bondong  memenuhi pelabuhan. Ada yang datang bersama-sama menggunakan mobil bak terbukahingga motor roda tiga. Mereka rela antri dan berdesak-desakan menaiki perahu untuk bisa berangkat ke tengah laut. “Ini hari rayanya warga Pasuruan, kita biasa mengenalnya dengan nama tradisi praon,” ujar Zainal, 52 tahun, warga Winongan Kabupaten Pasuruan yang ikut tradisi ini.

Antrian warga yang hendak naik ke perahu untuk mengikuti tradisi praon saat Lebaran Ketupat di Pasuruan. FOTO: JATIMPLUS.ID/Moh. Fikri Zulfikar.

Zainal dan keluarganya jauh-jauh dari rumahnya ke pelabuhan hanya ingin menaiki perahu nelayan untuk melihat pemandangan laut. Dia menjelaskan bahwa  masyarakat Pasuruan yang mengikuti tradisi ini biasanya melakukan tradisi Praon setelah melakukan kendurian kupatan di masjid masing-masing. Kemudian biasanya mereka bersama keluarga langsung ke pelabuhan untuk mengikuti tradisi lebaran kupatan menaiki perahu. “Pagi sampai sore biasanya terus ramai, karena ini masih terus ada yang berdatangan,” ungkapnya.

Konon awal mula tradisi praon ini dulunya hanya dilakukan oleh masyarakat pegunungan di sekitar Pasuruan seperti warga Tengger, Bromo, hingga Semeru saja. Mereka yang biasa tinggal di pegunungan jarang melihat laut. Sehingga setiap selepas kupatan di rumah masing-masing mereka berbondong-bondong bersama keluarga naik mobil bak terbuka untuk datang ke pelabuhan. Selain bertamasya dan melihat-lihat pemandangan laut, mereka ingin merasakan ombak laut ketika menaiki perahu. Sehingga setiap hari lebaran ketupat pesisir Pelabuhan Pasuruan sampai Pantai Lekok ramai dikunjungi untuk tradisi praon ini.  “Memang kebanyakan orang-orang nggunung (masyarakat pegunungan)  yang datang ke sini untuk melakukan tradisi Praon ini,” terang Zainal.

Sejelan dengan berkembangnya waktu, kini tradisi praon tidak hanya dilakukan oleh para orang nggunung saja. Dari berbagai daerah rela datang ke Pelabuhan Pasuruan untuk menikmati naik perahu ke laut bersama-sama orang banyak. Seperti keluarga Dardiri dari Sidoarjo yang pagi tadi ikut tradisi praon ini. “Sudah rencana sejak lama, silaturahmi ke rumah saudara di Pasuruan sekaligus ikuti tradisi praon ini,” ungkap Dardiri.

Deretan perahu yang dipenuhi oleh warga yang hendak mengikuti tradisi praon di Pasuruan saat Lebaran Ketupat. FOTO: JATIMPLUS.ID/Moh. Fikri Zulfikar.

Pagi itu dia dan keluarganya sudah satu putaran bersama dengan masyarakat Pasuruan naik perahu ke laut. Menurutnya tradisi praon ini selain bisa digunakan sebagai media refreshing juga merupakan wisata yang murah meriah. Bagaimana tidak, para pengunjung yang hendak naik perahu hanya dipatok harga Rp 10 ribu per orang untuk naik perahu nelayan ini. “Semoga tahun depan masih bisa mengikuti tradisi unik ini,” tegasnya.

Karena tradisi ini hanya dilakukan setahun sekali, perahu-perahu nelayan di Pelabuhan untuk sehari ini tidak digunakan untuk melaut. Hal ini seperti diungkapkan Rohman salah satu kru perahu. menurutnya jika biasanya mereka melaut untuk mencari ikan, namun khusus ketika praon ini mereka libur mencari ikan dan sejak malam sebelum praon dilakukan mereka telah membersihkan perahu mereka agar nyaman ditumpangi masyarakat. “Besok (13/6) kami baru melaut untuk mencari ikan, untuk saat ini penghasilan kami dari tradisi praon ini,” ujarnya. (Moh. Fikri Zulfikar)

print

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.