READING

Harmoni Fair, Pesta 5 Hari Non Stop Warga Kota Ked...

Harmoni Fair, Pesta 5 Hari Non Stop Warga Kota Kediri

KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri menggelar hajatan pesta rakyat di Gedung Olahraga Joyoboyo malam ini. Tak hanya hiburan dan ruang belanja, event ini juga menyediakan kelas memotret bagi pelaku usaha yang dimentori jurnalis Jatimplus.ID.

Selama lima hari ke depan, warga yang tinggal di Kota Kediri akan menikmati hiburan panjang. Pemerintah daerah setempat menggelar Harmoni Fair yang menyediakan berbagai jenis hiburan, sarana rekresasi, hingga tempat belanja. Bahkan masyarakat bisa sekaligus bermain dan belajar di sana. “Ada banyak hal yang bisa dinikmati di acara ini,” terang Nur Muhyar, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri kepada Jatimplus.ID, Rabu 18 September 2019.

Selain kegembiraan, Harmoni Fair juga menyediakan ruang edukasi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha. Mulai dari seminar tentang kewirausahaan, ekspor-impor hingga digital marketing, kerajinan, kecantikan, batik dan keahlian lainnya. Ada pula rangkaian kompetisi band, lomba latte art, hingga lomba foto produk UMKM.

Dari sederet kegiatan itu, pelatihan fotografi dan lomba foto produk UMKM paling banyak diminati masyarakat. Pelatihan fotografi adalah even edukasi pertama yang menjadi pembuka Harmoni Fair yang diselenggarakan siang tadi di GOR Joyoboyo.

Berbeda dengan kelas memotret lain yang menggunakan kamera profesional, kelas fotografi kali ini cukup memerlukan kamera handpone. Mengapa, karena handpone adalah piranti memotret yang paling banyak dimiliki masyarakat. “Memotret bukan lagi menjadi domain fotografer profesional, siapapun bisa memotret,” kata Adhi Kusumo, redaktur foto media online Jatimplus.ID.

Adhi Kusumo menjelaskan, kelas memotret ini memang menyasar para pelaku usaha agar bisa memasarkan produk mereka lebih modern. Salah satunya adalah gambar atau foto yang cantik untuk menarik minat calon pembeli.

Dengan teknik memotret sederhana namun tepat, Adhi Kusumo melatih para usahawan yang rata-rata perempuan untuk berani mengeksplore gambar. “Jangan pelit memotret kalau suka selfie di medsos,” kata Adhi berkelakar.

Usai mengikuti kursus singkat itu, para pelaku usaha diberi kesempatan mengikuti lomba foto produk UMKM. Selain melatih kemampuan memotret, hal ini sekaligus membantu pengenalan produk UMKM yang dipoduksi masyarakat Kediri.

Sementara itu pelaksanaan Harmoni Fair ini dibagi menjadi tiga dome. Dome 1 diisi potret keberhasilan Pemkot Kediri selama setahun terakhir. Dome 2 diisi UMKM dari daerah luar Kota Kediri. Dome 3 diisi stand-stand UMKM dalam kota. Sedangan dome 4 digunakan untuk stand produk pelayanan publik dan program-program dari Pemkot Kediri.

Ditargetkan ada banyak cluster yang akan mengisi pameran tersebut. Mulai dari produk kerajinan, food fest, cluster coffee dan produk-produk pedagang kaki lima (PKL). Pemerintah berharap ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari acara ini. Selain sebagai sarana rekreasi dan hiburan, pelaku UMKM juga bisa memanfaatkan untuk media promosi. “Kami berharap ada proses pertukaran informasi dan transaksi ekonomi di acara ini,” kata Nur Muhyar.

Advertorial

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.