READING

Haul Gus Dur Bersih Dari Politik Pilpres dan Pileg...

Haul Gus Dur Bersih Dari Politik Pilpres dan Pileg 2019

JOMBANG- Selain warga nahdliyin, peringatan hari kematian (Haul) ke- 9 Presiden RI ke IV KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di area Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, juga dihadiri masyarakat lintas agama dan  etnis. Seperti yang sudah sudah. Tentu jumlahnya mencapai ribuan.

Sesuai jadwal, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar akan hadir di acara. Begitu juga dengan mantan jubir Gus Dur saat menjabat presiden, yakni Wahyu Muryadi, mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie dan mantan Menteri Sekretaris Negara Bondan Winarno.

Menurut Gus Sholah (KH Salahudin Wahid) yang juga adik Gus Dur, mereka akan berbagi pengalaman saat masih bersama Gus Dur. “Bagaimana pengalaman mereka, bagaimana mereka melihat sosok Gus Dur, “tutur Gus Sholah.

Gus Dur lahir di Jombang Jawa Timur 4 Agustus 1940. Sebelum menjadi Presiden RI ke IV, Gus Dur merupakan Ketua Umum PBNU. Kemudian juga dikenal sebagai bapak pluralisme Indonesia, guru bangsa, negarawan sekaligus tokoh HAM.

Kiprah putra Menteri Agama Pertama RI KH Wahid Hasyim itu kesohor di panggung internasional. Gus Dur juga merupakan pencetus sekaligus deklarator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebuah partai politik yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.

Dalam perjalanannya PKB terbelah menjadi dua kubu, yakni PKB Pro Gus Dur dan Pro Muhaimin Iskandar atau Cak Imim yang tidak lain kemenakan Gus Dur sendiri.

Karena pemerintah hanya mengakui satu PKB, yakni PKB Cak Imin, para politisi PKB yang sebagian besar loyalis Gus Dur, menyebar ke banyak partai.

Gus Dur yang juga cucu Hadratus Syech KH Hasyim As’yari itu wafat pada 30 Desember 2009. Seperti disitir dari tribunnews.com, acara haul yang ke IV ini dipastikan bersih dari kepentingan politik, yakni baik pilpres maupun pileg 2019.

Tidak ada ruang untuk aksi dukung mendukung pasangan capres cawapres. Menurut Gus Sholah, yang ada dalam forum hanya sharing pengalaman tokoh atau orang yang pernah bekerja sama dengan Gus Dur semasa masih hidup.

“Kami cuma menyampaikan, mengungkapkan bagaimana pengalaman tokoh atau orang yang pernah bekerjasama dengan Gus Dur semasa hidup, “papar Gus Sholah.

Salah satu panitia acara haul Gus Dur, Teuku Azwani memperkirakan haul akan dihadiri  sekitar 10 ribu orang.

“Biasanya mereka mulai masuk ke area pondok selepas maghrib, “tuturnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.