READING

Hore!, Peternak Ayam Blitar Digelontor 12 Ribu Ton...

Hore!, Peternak Ayam Blitar Digelontor 12 Ribu Ton Jagung

BLITAR- Perjuangan peternak ayam mandiri Kabupaten Blitar keluar  dari krisis jagung tidak sia sia. Protes peternak kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman soal surplus jagung yang dinilai hanya bualan (hoax), dijawab pemerintah dengan gelontoran bantuan puluhan ribu ton jagung.

Dalam waktu dekat 12.000 ton jagung akan didistribusikan kepada para peternak ayam mandiri Kabupaten Blitar. Distribusi yang dimulai 400 ton (tahap awal) dulu itu bertujuan memangkas rantai pasokan yang selama ini mengakibatkan kelangkaan jagung.

“Penyaluran jagung ini wujud pemerintah hadir bagi masyarakat, “tutur Direktur Perbibitan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Sugiono seperti dilansir dari sindonews.com.

Sebanyak 400 ton jagung akan dikirim ke Blitar. Secara bebarengan 100 ton jagung juga dikirim ke wilayah Malang.

Bagaimana tekhnis distribusi bantuan jagung?.

Sebanyak 20 koordinator lapangan telah dibentuk di setiap kecamatan. Setiap korlap mewakili 10-20 peternak. Dengan korlap yang mengawasi proses distribusi, kata Sugiono kebutuhan 4.421 peternak mandiri di Kabupaten Blitar diharapkan bisa terpenuhi.

“Kementan akan terus hadir dan peduli untuk petani dan peternak, “tegasnya.

Mewakili peternak ayam Blitar, Ketua Koperasi Putra Mandiri Blitar Sukarman mengaku senang. Bantuan yang ada menjadi solusi nyata mengatasi persoalan kelangkaan jagung. Bantuan juga akan menormalkan harga jagung yang sempat melambung di level Rp 5.200-Rp 5.300 per kilogram.

Apa yang dilakukan kementian pertanian juga menunjukkan stok jagung dalam negeri memang bukan isapan jempol belaka.

“Hari ini kami ayem. Kami bisa tertawa. Terima kasih Pak Mentan, “ujar Sukarman.

Baca Juga : Jagung Langka Mentan Amran Dituding Hoax

Hal senada disampaikan Bupati Blitar Rijanto. Kementan dinilai merespon cepat persoalan yang terjadi di kalangan peternak ayam, yakni khususnya di Blitar.

Dengan langkah nyata ini Rijanto berharap peternak bisa memanfaatkan sebaik baiknya. Ke depan, kata dia persoalan kelangkaan jagung dan termasuk harga melambung,  tidak lagi terulang.

“Ini merupakan solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang akan kita pikirkan . Semoga ke depan tidak terulang, “pungkasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Blitar memiliki 4.421 peternak ayam petelur dengan populasi 11 juta ekor ayam. Dalam setiap hari jumlah telur yang diproduksi mencapai 450 ton. Jumlah itu menempatkan Kabupaten Blitar sebagai daerah penghasil telur ayam terbesar kedua di Indonesia setelah wilayah Jabodetabek. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.