READING

Ini Alasan Warga Jatim Dukung Nurhadi-Aldo

Ini Alasan Warga Jatim Dukung Nurhadi-Aldo

SURABAYA – Pasangan calon presiden independen berakronim Dildo mendadak populer di facebook. Lantas apa alasan masyarakat ramai-ramai mempopulerkan dan bahkan memajang foto mereka dalam komunitas shitpost ini.

Dildo adalah akronim dari nama Nurhadi dan Aldo, dua orang yang digambarkan sebagai calon presiden dari jalur independen. Bukan hanya penggambaran keduanya yang kocak dan absurd, visi misi yang diusung juga kocak.

baca juga Pemda Kediri Asuransikan Warganya Dengan Cukai Rokok

Di dunia nyata, Nurhadi dan Aldo bukanlah politisi. Nurhadi adalah terapis yang tinggal di Kudus. Sedangkan Aldo Suparman adalah orang yang kerap memposting hal-hal terkait motivasi.

Namun ada kesamaan dari keduanya, yakni absurd. Postingan Nurhadi kerap mengundang gelak tawa warganet. Demikian pula dengan nasehat atau motivasi Aldo yang malah jauh dari solusi. Dan itulah yang membuat mereka populer.  

baca juga Olok olok Tidak Pancasilais Dilaporkan Polisi

Belakangan, sebuah komunitas shitpost di facebook mengaplikasikan sosok Nurhadi dan Aldo sebagai pasangan calon presiden. Wajah keduanya diedit sedemikian rupa hingga menyerupai tampilan calon presiden yang memenuhi ruang maya publik. Alhasil, dengan akronim Dildo, Nurhadi dan Aldo maju ke pentas politik dengan visi dan misi yang ngawur.  

Shitpost sendiri merupakan aktivitas online yang khusus berkecimpung pada pengerjaan dan pelepasan konten-konten tidak bermanfaat. Konten-konten yang walaupun selalu berusaha dikesankan serius, berat, tetapi pada dasarnya sekadar untuk lucu-lucuan.

Dan entah siapa yang memulai, wajah Nurhadi dan Aldi mulai digeser ke sudut poster, diganti dengan wajah warganet sebagai caleg. Sehingga dalam satu poster, terdapat tiga wajah sekaligus sebagai capres dan caleg yang meminta dukungan publik.  

Salah satunya adalah Subairi. Pria asal Madura yang tinggal di Surabaya ini mengaku tertarik memasang gambarnya bersanding dengan Aldo. Mengenakan baju koko warna biru muda, Subairi memasang nama Cak Bairi, S.SosMed alias sarjana sosial media. Gelar akademis yang dikarang sendiri.  

Ada tiga program kerja yang ditawarkan Bairi kepada masyarakat. (1) Ngopi bareng bayar dewe; (2) Kunjungan ke kuburan; (3) Pilih aja dulu, prokernya spontanitas.

Kepada Jatimplus.ID, Subairi mengaku tertarik mengikuti jejak Dildo sebagai politisi banyolan. Hal ini dilakukan untuk memecah kejenuhan pada proses pemilihan legislatif dan presiden yang cenderung perang urat syaraf. “Kalau begini kan semua tertawa, lucu-lucuan,” katanya, Rabu 9 Januari 2019.

Subairi cukup menyayangkan sikap timses kedua calon presiden yang kurang memanfaatkan masa kampanye dengan baik. Alih-alih mengkampanyekan visi misi, mereka justru sibuk berdebat hal kurang substantif dan cenderung memproduksi hoax di media sosial. Inilah yang akan dilawan dengan mengunggah postingan lucu melalui shitpost.

Daripada jenuh melihat hal-hal hoax, Subairi memutuskan ikut-ikutan menempuh jalur “bebas” seperti Aldo. Tak ada musuh, tak ada hoax, tak ada nyinyiran, yang penting hepi. (*)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

  1. […] BACA JUGA Ini Alasan Warga Jatim Dukung Nurhadi Aldo […]

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.