READING

Ini Jawaban Mas Abu Saat Ditanya New Normal Oleh A...

Ini Jawaban Mas Abu Saat Ditanya New Normal Oleh Anak Muda Kediri

KEDIRI – Soal new normal mulai diperbincangkan anak muda di Kediri. Mereka ingin tahu bagaimana kehidupan new normal yang akan berlaku di Kota Kediri, menguntungkan atau tidak.

Melalui live intagram, komunitas remaja yang terwakili oleh akun @explorekediri menanyakan langsung kepada Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Sabtu malam (13/6). Dalam obrolan tersebut, Mas Abu ini menjelaskan persiapan new normal hingga protokol kesehatan di tempat umum.

“Kita hanya mengendalikan saja tidak PSBB. Karena mempengaruhi banyak sektor. Di Kota Kediri ini bertumbuhnya di sektor jasa, perdagangan, dan pendidikan. Di Kota Kediri ini arahnya lebih beradaptasi dengan lingkungan saat ini,” kata Mas Abu.

Untuk kegiatan ibadah, Mas Abu telah menerbitkan Peraturan Walikota setelah berdiskusi dengan tokoh agama. “Tempat ibadah hanya boleh diisi 50 persennya juga harus physical distancing. Yang nggak pakai masker nggak boleh masuk,” imbuhnya.

Lalu terhadap sektor UMKM yang juga terdampak, Mas Abu mengarahkan untuk beralih secara online. Dia memastikan keberpihakan pemerintah pada UMKM akan selalu ada.

Sementara untuk sektor pendidikan, Mas Abu mengatakan untuk sekolah yang berada di bawah Dinas Pendidikan masih belum ditentukan kapan waktu untuk masuk. “Kita masih terus rapatkan sejauh mana sekolah-sekolah ini benar-benar siap menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Meski telah membuka aktivitas mall, namun Mas Abu belum mengijinkan operasional tempat wisata. Termasuk taman kota yang selama ini menjadi jujukan warga untuk mencari alternatif rekreasi.

Terakhir, Mas Abu berpesan agar seluruh warga Kota Kediri terus mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini. “Saya yakin kalau warga Kota Kediri ini mengikuti anjuran pemerintah Insya Allah akan aman. Jaga kesehatan, cuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak. Ya memang saat ini kita belum bisa kembali seperti semula makanya kita harus cari jalan lain yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (pro/Hari TW)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.