READING

Jangan Langsung Buka Paket Barang yang Baru Datang...

Jangan Langsung Buka Paket Barang yang Baru Datang, Begini Langkahnya

Semenjak virus corona mewabah, masyarakat semakin enggan untuk bepergian. Aktivitas jual-beli online pun semakin meningkat. Meski tidak keluar rumah, potensi tertular virus tetap mungkin terjadi loh. Salah satunya melalui barang-barang yang diantar kurir. Pasalnya kita tidak pernah tahu, dari mana saja barang itu beredar dan siapa saja yang sudah memegangnya. Makanya perlu upaya sterilisasi ekstra sebelum memegang dan menggunakan barang yang dibeli online.

Anggota tim komunikasi Gugus Penanganan COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro berbagi tips cara menerima kiriman paket barang dari kurir di tengah pandemi. Melalui video berdurasi 4 menit yang diambil oleh ANTARA TV, Reisa memperagakan langsung langkah-langkah pencegahannya sejak barang kiriman sampai di rumahnya.

Pertama siapkan satu tempat khusus untuk meletakkan paket di teras rumah. Bisa berupa meja atau kursi sederhana. Beri tulisan pemberitahuan agar kurir langsung meletakkan barang kiriman di tempat yang dimaksud. Dengan demikian, kita tidak perlu memegang paket ketika kurir sampai di rumah. Cukup jaga jarak saja ketika kurir sedang memastikan penerima paket dan jangan lupa menggunakan masker.

Setelah kurir meninggalkan tempat, buka langsung plastik pembungkus paket. Buang ke tempat sampah di depan rumah. Lalu semprotkan cairan disinfektan ke kotak atau bungkus barang pesanan kita. Eits, untuk produk makanan, gunakan alat pembersih yang aman ya, contohnya tissue basah. Hal ini ditujukan agar makanan tidak sampai terkontaminasi zat kimia berbahaya.

Setelah memastikan kotak dalam kondisi bersih, kita bisa membuka bungkusnya. Untuk memastikan higienitas barang, kita bisa melapnya menggunakan tissue basah atau menyemprotkan cairan disinfektan. Jangan lupa untuk mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer ketika telah memastikan semua barang dalam kondisi bersih.

Untuk produk buah dan sayur, kita perlu mencucinya menggunakan air mengalir sebelum mengonsumsinya. Atau bisa juga menggunakan sabun namun yang khusus untuk buah dan sayur. Sedangkan untuk produk makanan, alangkah baiknya kita melakukan pemanasan ulang menggunakan kompor atau microwave. Panasi hingga suhunya mencapai 65 derajat celcius. Proses pemanasan ini ditujukan untuk membunuh kuman, bakteri maupun virus yang mungkin saja terjebak di dalam makanan.

Itulah langkah-langkah yang perlu ditempuh demi mendapatkan barang kiriman yang bersih dan bebas dari kuman, bakteri, dan virus. Memang terkesan ribet dan merepotkan. Namun hal ini perlu dilakukan dan harus dibiasakan selama wabah belum berakhir demi terhindar dari paparan virus corona.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.