READING

Jelang Natal dan Tahun Baru, Daop 7 Madiun Tambahk...

Jelang Natal dan Tahun Baru, Daop 7 Madiun Tambahkan KA Ekstra

KEDIRI- Meningkatnya mobilisasi masyarakat selama libur natal dan tahun baru, PT KAI Daop 7 juga akan menambah delapan KA tambahan yang beroperasi. Mulai dari dua KA Gajayana Fakultatif (Malang-Gambir), dua KA Matarmaja Nataru (Malang-Pasarsenen), dua KA Brantas Nataru (Blitar-Pasarsenen), dan dua KA Sancaka Fakultatif (Gubeng-Yogyakarta).

“Lebih dari 85 persen tiket sudah habis terjual. Untuk mengetahui ketersediaan tempat duduk dan jadwalnya, diharapkan para pengguna jasa KA untuk mengeceknya di aplikasi KAI Access,” kata Ixfan Hendriwintoko, Manajer Humas PT. KAI Daop 7 Madiun (20/12).

Selain itu, PT KAI juga di bantu oleh komunitas pecinta kereta api atau railfans yang akan ikut membantu melayani pengguna jasa KA di beberapa stasiun wilayah Daop 7. Sebanyak 110 anggota railfans binaan Daop 7 akan membantu naik dan turun penumpang. Petugas juga akan menambah 19 Customer Service Mobile yang tersebar di beberapa stasiun di wilayah Daop 7.

“Keberadaan CS mobile ini harapannya bisa membantu memudahkan penumpang mendapatkan informasi seputar KA,” tambah Ixfan.

PT. KAI juga memantau kepadatan penumpang yang turun dan naik. Kepadatan ini terjadi di beberapa stasiun besar di Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Mulai dari Stasiun Tulungagung, Madiun, Kediri, Blitar hingga Stasiun Jombang.

Paling banyak penumpang turun di Stasiun Tulungagung. Tanggal 19 Desember kemarin mencapai 2358 orang,” terang Ixfan.

Sedangkan untuk penumpang yang naik, kepadatan tertinggi terjadi di Stasiun Jombang yakni mencapai 1.853 orang. Disusul Stasiun Madiun yang dipadati 1720 orang, dan Stasiun Kediri sebanyak 1.595 orang. Stasiun Blitar dan Tulungagung hampir sama yakni sekitar 1.400-an penumpang.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu di tanggal yang sama, terjadi penurunan 10 persen,” tambah Ixfan.

Meski demikian, PT. KAI tetap berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan memperketat keamanan di sekitar area stasiun. Wisnu Pramudyo, Vice President Daop 7 Madiun menjelaskan bahwa pihaknya akan menyiagakan setidaknya 384 petugas keamanan, terdiri dari 104 personel polisi khusus KA (Polsuska), 214 personel security, dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 66 orang.

Petugas keamanan akan disebar di titik-titik penting. Sebagian akan ditempatkan di dalam KA, dan stasiun. Sebagian juga akan melakukan patroli keliling di sekitar jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta. “Untuk tahun ini, Daop 7 Madiun melibatkan 2 anjing pelacak atau K9,” tambah Wisnu.

Tidak hanya di sekitar stasiun saja. Petugas KAI juga akan memantau jalur-jalur yang dilewati kereta api yang melintas di 24 stasiun yang masuk wilayah Daop 7 Madiun. Wisnu telah menyiapkan 48 Petugas Penilik Jalan (PPJ) ekstra, 20 Penjaga Jalan Lintas (PJL) ekstra, dan 12 petugas Penjaga Daerah Rawan (PDR) ekstra.

“Ada total 80 petugas disiagakan guna memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA di Daop 7,” tambahnya.

Tidak hanya persiapan sumber daya manusianya saja. PT KAI juga menyiagakan sejumlah  Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang bisa digunakan untuk situasi darurat. AMUS akan ditempatkan di sembilan stasiun yakni Stasiun Jombang, Kertosono, Nganjuk, Caruban, Madiun, Walikukun, Blitar, Tulungagung, dan Kediri.

“Dari catatan PT KAI Daop 7 Madiun, gangguan perjalanan KA tahun ini didominasi oleh tertempernya KA oleh kendaraan sebanyak 21 kejadian. Semoga akhir tahun ini tidak ada kecelakaan yang melibatkan KA,” harapnya.

Rencana program Nataru (Natal-Tahun Baru) akan berlaku selama 18 hari. Mulai dari 19/12/2019 hingga 5/01/2020. Banyaknya persiapan dan pengecekan menggunakan Dresin Inspeksi lintas Wlingi-Kertosono pada Selasa 17/12/2019, Wisnu optimis di wilayahnya bisa melaksanakan angkutan Nataru 2019/2020 dengan zero accident.

 “Mari sama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban selama di perjalanan agar semua selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Reporter : Dina Rosyidha
Editor: Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.