READING

Jumlah Warga Terjangkit Corona di Kediri Terus Ber...

Jumlah Warga Terjangkit Corona di Kediri Terus Bertambah

KEDIRI – Penyebaran virus Covid-19 atau Corona di Kediri terus meluas. Aktivitas pelatihan haji di asrama Sukolilo Surabaya menyumbang kasus cukup besar.

Hingga Jumat 10 April 2020, jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Kota Kediri sebanyak 6 orang. Dua temuan terbaru berada di Kelurahan Bujel dan Pojok Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. “Saya baru saja menerima informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi, ada dua warga kita yang positif,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melalui akun instagramnya, Jumat 10 April 2020.

Mas Abu mengatakan dua warga yang terjangkit virus corona ini berasal dari klaster pelatihan haji di Sukolilo Surabaya. Pelacakan gugus tugas penanggulangan Covid-19 pada peserta pelatihan haji ini menunjukkan hasil positif pada dua warga itu, dengan status orang tanpa gejala (OTG).

Menurut Mas Abu, kriteria OTG ini yang justru rawan menularkan pada orang lain. Sebab keduanya telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari usai kepulangan dari Surabaya dan tidak mengeluhkan gejala sakit. “Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk merawat keduanya di RSUD Gambiran agar tidak menular,” kata Mas Abu.

Dia juga mengingatkan kesadaran warga yang merasa pernah bersinggungan dengan pasien terjangkit ataupun memiliki riwayat berkunjung dari daerah pandemi untuk menyampaikan kondisinya. Jika tidak, dia justru berpotensi menularkan kepada orang lain atau tenaga medis yang merawatnya.

Di Kabupaten Kediri “alumnus” pelatihan haji asrama Sukolilo kembali dinyatakan positif terjangkit corona. Dia diketahui berdomisili di Desa Deyeng Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. “Saat ini yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri dan dalam pengawasan tenaga medis. Pasien ini dari klaster Pelatihan Haji Sukolilo,” kata juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Ahmad Chotib.

Satu orang lainnya yang terjangkit adalah warga Desa Kambingan, Kecamatan Pagu, yang saat ini dirawat secara intensif di Rumah Sakit Kabupaten Kediri. Kasus ini merupakan klaster baru, dan saat ini gugus tugas melakukan tracing siapa saja yang kontak dengan yang bersangkutan.  

Sementara satu pasien yang diketahui positif sudah lebih dulu meninggal sebelum hasil swab keluar. Dia adalah warga Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem. Korban sudah dimakamkan dengan standar protokol Covid-19.

Hingga saat ini jumlah total temuan positif Covid-19 di Kabupaten Kediri sebanyak 10 kasus. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.