Kangen Sekolah Itu Berat, Sabar Ya

Belakangan ini pasti banyak orang tua yang dipusingkan oleh pertanyaan “Bu, kapan boleh sekolah lagi?”. Minggu ini adalah minggu ketiga anak-anak harus belajar di rumah akibat pemberlakuan Social Distancing untuk mencegah mewabahnya virus Corona. Tiga minggu bukan waktu yang sebentar. Bagi anak-anak, libur seminggu tentu menyenangkan. Namun lebih dari itu pasti membosankan, terlebih selama tiga minggu itu mereka tak boleh kemana-mana, hanya boleh di rumah saja.

Lain anak, lain pula orang tua. Kalau anak-anak bosan kelamaan di rumah karena ingin sekolah lagi, beda dengan orang tua yang pusing merencanakan kegiatan apa yang bisa dilakukan dengan anak-anak selama di rumah. Untunglah para guru di sekolah tidak membiarkan murid-muridnya belajar sendiri di rumah. Mereka tetap memantau perkembangan pendidikan muridnya dengan cara selalu memberikan tugas-tugas untuk dikerjakan di rumah lewat aplikasi online.

Seperti yang dilakukan oleh para guru di SDN Kaliombo Kota Kediri, mereka menggunakan aplikasi di Google Drive untuk membuat tugas sekolah bagi murid-murid yang belajar di rumah. Tugas tersebut diunggah ke Google Drive, kemudian murid-murid mengerjakan tugasnya dan mengirimkan hasilnya di aplikasi yang sama. Selain secara rutin tetap masuk sekolah untuk koordinasi dan memberikan tugas ke murid, para guru juga melakukan pemeliharaan fasilitas dan penyemprotan desinfektan agar lingkungan di wilayah sekolah tetap terawat dan bebas wabah penyakit.

Para guru kadang tak hanya memberikan tugas sesuai mata pelajaran yang ada, namun juga bisa berimprovisasi agar murid-murid di rumah tidak jenuh belajar materi itu-itu saja. Seperti yang dilakukan oleh salah satu guru yang menugaskan muridnya untuk menggoreng telur mata sapi di rumah dan hasilnya wajib difoto kemudian dikirim lewat WA ke guru. Terlihat retjeh, tapi tujuan sebenarnya dari tugas ini adalah untuk mengajarkan anak mandiri, kreatif, dan paham menggunakan peralatan dapur dengan benar dan aman.

Hingga hari ini, situasi memang belumlah kondusif untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bahkan kini para guru pun mulai diliburkan secara bergiliran. Social Distancing yang diberlakukan di Kota Kediri masih berlangsung hingga waktu yang belum bisa dipastikan. Dibalik problem bersama tersebut, ada hal positif yang bisa kita dapatkan, yaitu quality time bersama keluarga. Corona membuat anggota keluarga yang dulu jarang ngumpul setiap hari kecuali hari libur, kini bisa bertemu setiap saat. Sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakukan bersama si kecil selama Social Distancing. Tentu butuh kreativitas para orang tua agar si anak betah di rumah dan sedikit melupakan kerinduan mereka dengan suasana sekolah.

Semoga tanya Si Kecil hari ini bukan lagi “Bu kapan boleh sekolah lagi?” melainkan “Bu kita mau ngapain lagi hari ini?”   

Para guru memberikan tugas lewat Google Drive untuk murid-murid yang belajar di rumah.
Suasana ruang guru, para guru sibuk dengan gadget masing-masing untuk memberikan tugas pada murid-muridnya di rumah.
Seorang guru menyemprotkan disinfektan ke sudut-sudut kelas.
Hasil kreativitas murid terpasang rapi di dinding.
Kerinduan anak dengan suasana sekolah hanya bisa diintip dari luar pagar.

Teks dan Foto : Adhi Kusumo

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.