READING

Kebiasaan Baru Masyarakat Ketika Masuk Era New Nor...

Kebiasaan Baru Masyarakat Ketika Masuk Era New Normal

Terpaan wabah virus corona tahun ini memang menjadi mimpi buruk. Tidak dapat diketahui secara pasti kapan musibah akan berakhir. Jika dulu di awal fase penyebaran kita berusaha sebisa mungkin menghindarinya, hal ini tidak bisa lagi kita lakukan karena faktor ekonomi.

Makanya kini pemerintah mencoba melakukan pendekatan lain yakni beradaptasi dengan menetapkan gaya hidup baru. Presiden Jokowi sendiri telah mewacanakan untuk menormalkan kembali kehidupan masyarakat di beberapa provinsi, kota, dan kabupaten dengan menerapkan protokol kesehatan.

Normalisasi kehidupan sosial ekonomi ini kemudian disebut sebagai era “new normal”. Lalu kebiasaan apa saja yang mungkin muncul dan dilakukan masyarakat selama menjalani era baru ini?

Senantiasa mengenakan masker

Penggunaan masker adalah hal wajib ketika sedang beraktivitas di luar. Bukan tidak mungkin masker kain nantinya menjadi salah satu fashion item yang penting. Padu padan antara motif dan warna masker terhadap konsep outfit, suasana hati, dan kepatutan terhadap tempat tujuan menjadi hal perlu dilakukan.

Selalu mengecek suhu tubuh

Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), beberapa area publik telah menerapkan protokol ini. Hal ini dipastikan akan terus dilakukan selama wabah belum menghilang. Hanya mereka yang sehat saja yang boleh masuk dan berakvitas di dalam sebuah area publik.

Dalam menghadapi kebiasaan baru ini, sebaiknya masyarakat yang sedang sakit demam (apapun penyakitnya) tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Jangan memaksakan diri untuk melakukan banyak hal di area-area publik seperti berbelanja kebutuhan pokok, mengirim paket, atau menarik uang di bank.

Dari pada tertolak ketika masuk sebuah tempat karena suhu tubuh sedang tinggi, sebaiknya tunda aktivitas atau manfaatkan layanan berbasis online yang bisa dilakukan tanpa harus melakukan kontak langsung dengan orang lain.

Penyemprotan disinfektan dimana-mana

Penyemprotan disinfektan bisa menjadi hal yang sangat lumrah dilakukan di area publik. Penyemprotan ini bisa ditujukan untuk benda-benda milik umum ataupun ke masing-masing tubuh pengunjung. Penyemprotan disinfektan sendiri terbilang aman asalkan tidak mengenai kulit dalam jumlah besar, tidak terhirup atau masuk ke dalam tubuh, dan tidak mengenai makanan.

Rajin mencuci tangan

Selama era new normal, fasilitas yang wajib ada di tempat umum adalah tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya. Masyarakat juga akan terbiasa membawa hand sanitizer maupun tissue basah kemana pun selama menjalani era baru ini.

Jaga jarak

Jika dulu orang tidak segan untuk saling bersalaman, berdesak-desakan, atau bersenggolan selama di area publik, kini hal ini akan semakin jarang terjadi. Akibat wabah penyakit, orang akan lebih senang menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, dan berinteraksi jika hanya perlu saja. Orang juga akan lebih menjaga diri untuk tidak menyentuh sembarang benda di area publik.

Memanfaatkan Layanan Online

Di era new normal, orang akan lebih senang melakukan aktivitasnya dengan berbasis online. Mulai dari memesan makanan, membeli barang-barang kebutuhan, hingga melakukan transaksi pembelian dengan memanfaatkan e-wallet, ataupun m-banking. Orang juga akan lebih senang melakukan pertemuan virtual secara online.

Menerapkan pola hidup sehat

Selama wabah, orang akan semakin menjaga pola hidupnya. Mulai dari memakan makanan yang sehat, higienis, dan mengonsumsi suplemen vitamin yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berolahraga secara teratur juga menjadi gaya hidup yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga kekinian.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.