READING

Kecelakaan Maut Vietnam Pernah Terjadi di Kediri

Kecelakaan Maut Vietnam Pernah Terjadi di Kediri

KEDIRI – Video kecelakaan lalu lintas yang merekam detik-detik truk menabrak puluhan pengendara motor mendadak viral. Kecelakaan maut yang terjadi di Vietnam itu mirip kecelakaan yang terjadi di lampu merah Semampir Kediri tujuh tahun silam.

Video yang merupakan rekaman kamera pemantau (CCTV) itu merekam sebuah kecelakaan maut yang terjadi di persimpangan Binh Nhat, Distrik Ben Luc, Long An, Vietnam, Rabu 2 Januari 2019. Sebuah truk peti kemas melaju dengan kencang saat melintasi pemberhentian lampu merah. Celakanya, terdapat puluhan sepeda motor yang sedang berhenti di depannya.

Tanpa mengurangi kecepatan sama sekali, truk berwarna putih itu menabrak dan melindas 21 sepeda motor tersebut, serta menyeretnya hingga sepanjang 200 meter. Akibatnya tiga orang tewas serta 16 lainnya luka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Cho Ray, Ho Chi Minh.

Kepala Departemen Keselamatan Lalu Lintas Provinsi, Phung Van On mengatakan, pengemudi truk kontainer dengan nomor polisi BKS 62C – 04348 itu sempat melarikan diri sebelum menyerahkan diri ke polisi beberapa jam setelah kejadian. Dari pemeriksaan polisi, pengemudi bernama Pham Thanh Hieu, 32 tahun itu dinyatakan positif dalam pengaruh alkohol dan heroin.

Video itu langsung viral di media sosial tanah air setelah dibumbui keterangan palsu. Disebutkan jika peristiwa itu terjadi di kawasan Pandaan, Pasuruan.

Namun tahukah kamu jika peristiwa serupa juga pernah terjadi di pemberhentian lampu merah Semampir, tepatnya di bagian barat jembatan tujuh tahun silam. Bahkan jumlah korban tewas dalam kecelakaan itu lebih besar dari kecelakaan maut di Vietnam, yakni mencapai empat orang.

Peristiwa yang terjadi pada Senin, 26 Maret 2012 itu persis dengan kecelakaan Vietnam. Sebuah truk gandeng yang dikemudikan Mugiono, 42 tahun, tiba-tiba melaju dari arah utara di Jalan KH Ahmad Dahlan pukul 16.00 WIB.

Tanpa mengurangi kecepatan, truk itu menerobos lampu merah dan melindas dua sepeda motor yang berhenti di depannya. Tak cukup itu, truk yang terus melaju menyambar pengendara motor yang menyeberang dari arah timur, serta menabrak dua pengendara motor yang berhenti di batas lampu merah arah berlawanan. Truk baru berhenti setelah menyerempet sebuah minibus.

Empat pengendara motor meninggal seketika. Mereka adalah Ajeng Rianti, 27 tahun, Hartini, 27 tahun, Sukanti, 47 tahun, serta Ratna Ningsih, 31 tahun. Sedangkan korban luka adalah Linda, 29 tahun dan Siti Khoirul Nikmah, 33 tahun.

Kapolresta Kediri Ajun Komisaris Besar Ratno Kuncoro yang memimpin langsung penanganan kecelakaan di lokasi kejadian tak menemukan pengaruh narkoba atau alkohol pada sopir truk. Kepada polisi, pelaku mengaku kehilangan kendali truk atau rem blong. Dia dikenakan pasal 310 Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas karena dianggap lalai.

Hingga kini peristiwa tersebut masih diingat masyarakat Kediri, khususnya yang bertempat tinggal di kawasan jembatan Semampir. Bahkan malam hari usai peristiwa itu, warga berinisiatif menggelar tahlil di dekat lokasi kecelakaan. (*)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

  1. […] baca juga Kecelakaan Maut Vietnam Pernah Terjadi di Kediri […]

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.