READING

Kemarau, Ribuan Warga Nganjuk Krisis Air

Kemarau, Ribuan Warga Nganjuk Krisis Air

Nganjuk – Sejumlah desa di lereng Gunung Wilis Kabupaten Nganjuk mengalami kekeringan. Warga bergantung pada pasokan air bersih yang dikirim melalui truk tangki.

Kekeringan ini sedikitnya melanda  tujuh desa di empat kecamatan Kabupaten Nganjuk. Mereka adalah Desa Ketawang dan Sumberjo di Kecamatan Gondang, Desa Pinggir dan Ngepung di Kecamatan Lengkong, Desa Tempuran dan Gampeng di Kecamatan Ngluyu, serta Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Ngetos.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat mencatat sebanyak 2.000 kepala keluarga di 13 dusun kawasan itu mengalami krisis air. Ketersediaan air di kampung mereka nyaris tak ada untuk memenuhi kebutuhan memasak, minum, mandi, dan mencuci pakaian. “Air sungai juga mengering,” keluh Sutrisno, warga setempat, Senin 22 Oktober 2018.

Beruntung pemerintah daerah setempat tergerak mengirimkan bantuan air bersih meski belum maksimal. Pasokan air itu dikirimkan sekali dalam dua hari dengan jumlah 29 tangki atau 5.000 liter. Air itu harus dibagi rata dan dipergunakan dengan baik untuk dua hari ke depan.

Kondisi ini juga mengancam lahan pertanian dan ternak warga. Dengan keterbatasan sumber air yang ada, mereka harus membagi air tanah dengan lahan dan ternak warga lainnya agar tak mati. Sementara tanda-tanda datangnya musim hujan hingga kini juga tak kunjung tampak.

Kepala BPDB Kabupaten Nganjuk Soekonjono mengatakan pengiriman air bersih ke kawasan pegunungan ini terus dilakukan meski terbatas. Dia berharap warga bisa memanfaatkan jatah air yang diterima dengan baik. “Kita terus kirimkan air bersih ke sana tiap dua hari sekali,” kata Soekonjono kepada pojokpitu.com.

Pengiriman air bersih ini, diakui Soekonjono cukup memberatkan keuangan daerah. Sejak bulan Juli 2018 kemarin, anggaran yang telah digelontorkan untuk membiayai pengiriman ini sudah lebih dari Rp 100 juta. Pemerintah Nganjuk akan berupaya mencari bantuan pemerintah propinsi untuk membantu pembiayaan air bersih ini. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.