Kenali Ciri-Ciri Penyakit Jantung

KEDIRI – Penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyakit ini sangat umum diderita masyarakat, terutama kelompok risiko tinggi seperti darah tinggi, diabetes, kolesterol , merokok, dan memiliki riwayat gangguan jantung.

Meski serangan jantung sering terjadi secara mendadak dan berujung kematian, penyakit ini bisa dideteksi secara dini. Dr. Ade Imasanti Sapardan, SpJP, FIHA, dalam akun Youtub-nya menjelaskan beberapa gejala yang biasa ditunjukkan penderita gagal jantung.

Nyeri dada

Nyeri ini bisa dirasakan seakan-akan dada terasa panas, tertekan, tercekik, atau merasa tidak nyaman namun tidak bisa menunjukkan titik nyeri berasal. Tanda-tanda ini tidak boleh dianggap remeh dan harus segera dilakukan pengecekan.

Keringat dingin

Banyak orang menganggap bahwa penderita sakit jantung biasanya berkeringat secara berlebihan di telapak tangan dan kaki. Padahal yang benar adalah keringat ini muncul ke sekujur tubuh bukan hanya di dua areal tersebut. Biasanya keringat ini muncul ketika penderita menahan sakit. Bahkan dalam kondisi buruk penderita bisa sampai mual dan muntah.

Sesak nafas

Penderita sakit jantung juga merasakan tidak bisa bernafas dengan lega. Seperti ada ganjalan di saluran pernafasan dan merasa hirupan nafas tidak sampai memenuhi rongga paru-paru. Jika sudah demikian, penderita sebaiknya segera menuju ke rumah sakit terdekat untuk melakukan medical check up.

“Dan yang paling khas dari penyakit jantung adalah rasa tidak nyaman ini akan semakin bertambah ketika beraktivitas, atau saat stress dan atau kaget. Harus hati-hati,” terang Dr. Ade Imasanti Sapardan, SpJP, FIHA.

Jika di jalan kita mendapati seseorang yang mengalami tanda-tanda heart attack, disarankanuntuk melakukan pertolongan pertama. Diawali dengan melonggarkan bagian-bagian pakaian yang ketat seperti kerah baju atau ikat pinggang. Upayakan agar penderita yang telah jantung pingsan tersebut tidak dikerubuti.

Hal ini ditujukan agar penderita sakit jantung tetap bisa mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Selanjutnya cek denyut nadinya, bisa melalui pembuluh di tangan maupun di leher. Jika denyut nadi tidak ditemukan, harus segera dilakukan resusitasi jantung paru-paru atau CPR.

“Jika sudah ada tanda-tanda kehidupan segera cari bantuan masyarakat sekitar untuk membawa pasien menuju ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti,” kata Ade.

Biasanya sakit jantung ini justru dialami mereka yang baru saja selesai berolahraga. Karena itu ada beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan untuk penderita jantung. Mulai dari bersepeda, lari cepat, berenang, yoga dan pilates. Jenis olahraga ini tidak memforsir kerja jantung terlalu berlebihan.

Sedangkan beberapa jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari adalah berlebihan dalam mengonsumsi daging merah, makanan dengan karbohidrat tinggi, minuman bersoda, dan makanan olahan yang digoreng. Perbanyak makanan rebusan, sayuran, dan ikan. Konsumsi karbohidrat seperti nasi tidak perlu sepenuhnya dihindari namun lebih pada pengurangan jumlahnya saja.

Reporter: Dina Rosyidha
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.