READING

Kesalahan Ini Yang Membuat Amonium Nitrat Bisa Mel...

Kesalahan Ini Yang Membuat Amonium Nitrat Bisa Meledak

Beirut, Ibu Kota Lebanon diguncang ledakan dahsyat pada Selasa (04/08) sekitar pukul 18.02 waktu setempat. Sumber ledakan berasal dari dari gudang penyimpanan 2.750 ton amonium nitrat. Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Hassan Diab. Dari perkembangan terkini yang dilansir theguardian.com, kejadian ini menewaskan sekitar 100 orang dan melukai 4 ribu jiwa.

Amonium nitrat sendiri adalah suatu senyawa kimia yang di dalamnya mengandung garam nitrat dan kation ammonium. Senyawa ini memiliki rumus NH4NO3 dan secara fisik berupa padatan kristal putih dan sangat mudah larut dalam air. Garam ini sifatnya asam karena berasal dari basa lemah (NH3) dan asam kuat (HNO3).

Biasanya senyawa ini digunakan dalam produk pupuk pertanian yang kaya nitrogen. Selain itu, sifatnya yang eksplosif menjadikan senyawa ini banyak digunakan sebagai campuran bahan peledak yang biasanya digunakan dalam proyek konstruksi pertambangan, penggalian dan konstruksi sipil.

Senyawa ini sebenarnya aman dalam kondisi normal. Namun ia dapat meledak jika terpapar senyawa lain atau bahan bakar minyak lalu kemudian dipanaskan. Ketika dipanaskan hingga 76 derajat Celsius, amonium nitrat mengalami dekomposisi atau berubah menjadi senyawa yang lebih sederhana yakni N2, O2, dan uap air.

Senyawa sederhana ini tidak berbahaya karena ditemukan di alam bebas. Hanya saja proses tersebut melepaskan energi yang sangat besar. Jika proses dekomposisi ini terjadi di ruangan tertutup, energi yang dihasilkan tidak bisa keluar dengan leluasan sehingga membuat ledakan dahsyat seperti yang ada di gudang penyimpanan di Beirut.

“Jika pembakaran dilakukan di lapangan terbuka tidak mungkin menghasilkan ledakan,” terang Ian Rae, profesor di University of Melbourne dikutip dari CNET.com (05/08).

Mengingat senyawa ini rentan meledak dan terbakar, beberapa negara menerapkan aturan ketat terkait proses penyimpanan dan pemrosesannya. Pihak pemerintah dalam hal ini selalu mengontrol volume barang dan kondisi gudang penyimpanannya agar menghindari potensi ledakan yang mungkin terjadi.

Tidak semua senyawa amonium nitrat habis terbakar dan meledak. Ada sisa-sisanya yang bisa terdekomposisi secara lambat dan memunculkan gas beracun yang disebut nitrogen oxide. Jika terhirup, akan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar. Beberapa gejalanya yakni iritasi pada hidung, mata, dan tenggorokan, sulit bernapas dan sesak, kejang, jari kebiruan, gangguan irama detak jantung, dan psikosis atau halusinasi.

Kejadian ledakan oleh amonium nitrat ini sebenarnya bukan yang pertama kali terjadi. Kejadian serupa juga pernah terjadi di Texas City, Amerika Serikat pada tahun 1947, dan yang terbaru pada tahun 2013. Insiden yang sama juga terjadi di sebuah pabrik kimia di Toulouse, Perancis pada tahun 2001, dan di Tianjing, Beijing pada tahun 2015. Di beberapa kasus, Amonium Nitrat juga pernah dijadikan para teroris sebagai bahan peledak. Salah satunya seperti yang terjadi di Kota Oklahoma pada tahun 1995.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.