READING

Kolesterol Melonjak Selama Lebaran, Konsumsi Makan...

Kolesterol Melonjak Selama Lebaran, Konsumsi Makanan Ini

Perayaan lebaran baru saja usai. Pasti ada banyak jenis makanan-makanan mewah yang terhidang selama dua hari terakhir. Ada opor ayam, sate, soto, rawon, rendang, dan menu olahan daging lainnya. Asupan kolesterol pun melonjak dan hal ini jelas bukan perkara yang bisa diabaikan.

Pasalnya kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dalam darah bisa memicu banyak penyakit mematikan. Mulai dari darah tinggi, stroke, pecah pembuluh darah hingga penyakit jantung. Sudah banyak orang yang dikabarkan meninggal mendadak karena serangan jantung.

Kembali hidup sehat menjadi satu-satunya jawaban. Salah satunya dengan mengurangi bahkan mengonsumsi makanan-makanan berlemak dan berganti ke menu sehat dan bergizi seimbang. Berikut ini beberapa makanan yang dapat menurunkan kadar LDL dalam darah.

Sayuran

Bahan makanan satu ini sudah sangat terkenal kaya serat dan berbagai kandungan vitamin dan mineral di dalamnya. Selain itu, sayur juga rendah kalori sehingga hampir dipastikan tidak membentuk lemak di dalam tubuh.

Hampir semua jenis sayur menyehatkan, namun ada beberapa yang dianggap paling efektif menurunkan kolesterol. Sayur berdaun gelap seperti bayam, brokoli, sawi, dan kale diketahui sangat baik untuk jantung. Kandungan lutein di dalamnya bisa mencegah LDL terikat di dinding arteri.

Sayur okra, terong, wortel, lobak, dan kentang mengandung pektin dan serat yang efektif menurunkan kolesterol. Bawang putih juga tidak kalah manjur. Di dalamnya terdapat banyak senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah allicin yang dapat menurunkan tekanan darah dan dapat menurunkan LDL secara total. Sulfurnya juga bisa melindungi organ dari kerusakan akibat racun logam berat.

Biji-bijian

Bahan makanan ini bisa berupa polong-polongan seperti kacang polong, dan kacang merah yang mengandung serat, mineral dan protein. Bisa pula berupa kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang tanah. Tidak ketinggalan kedelai dan makanan olahannya yakni tahu, tempe, hingga sari kedelai.

Kelompok ini memiliki kandungan serat, dan lemak tak jenuh. Kenari sendiri mengandung asam lemak omega 3 yakni sejenis lemak tak jenuh ganda yang terkait dengan kesehatan jantung. Pitosterol di sana juga berfungsi menghalangi penyerapan kolesterol di usus.

Buah-buahan

Buah-buahan juga mengandung banyak serat dan vitamin. Dari sekian banyak jenisnya, ada beberapa yang paling ampuh menjaga kadar kolesterol dalam darah. Pisang diketahui dapat membersihkan saluran pencernaan dari kolesterol. Stroberi, blueberry, dan anggur mengandung polifenol yakni senyawa nabati yang dapat membantu mengatur sistem pembuluh darah.

Tomat mengandung vitamin A, C, dan likopen sebagai antioksidan. Senyawa ini dapat menurunkan LDL dalam darah. Apel yang dimakan bersama kulitnya karena mengandung fenolik yang dapat melancarkan peredaran darah. Lemon mengandung pektin, bioflavonoid, asam sitrat, vitamin A, B1, B2, C, serta serat yang sangat efektif menekan LDL.

Ikan dengan kandungan omega 3

Daripada mengonsumsi daging merah, alangkah lebih baiknya jika diganti dengan daging ikan.  Yang paling baik adalah ikan salmon, tuna dan makarel. Hindari menggorengnya atau mengolahnya menggunakan minyak karena bisa mengurangi kandungan di dalamnya. Sebaiknya konsumsi dengan cara dikukus, dipanggang ataupun dimakan segar.

Minyak zaitun

Jika bosan dengan makanan rebusan, kita bisa sesekali mengonsumsi makanan gorengan. Namun alangkah lebih baik menggunakan minyak zaitun daripada minyak kelapa. Pasalnya di dalam minyak zaitun ekstra virgin oil kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang bisa meningkatkan kolesterol baik atau HDL dan menurunkan kolesterol jahat atau LDL. Minyak zaitun juga mengandung polifenol yang dapat mengurangi peradangan penyebab sakit jantung.

Teh

Teh diketahui mengandung flavonoid yang bermanfaat bagi jantung. Teh hijau diketahui bisa menghambat penyerapan kolesterol dalam darah dan membantu mencegah pembekuan darah. Sedangkan teh hitam bisa menurunkan tekanan darah.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.