READING

Kota Kediri Jadi Satelit Kawasan Bandara

Kota Kediri Jadi Satelit Kawasan Bandara

Kediri – Pemerintah Kota Kediri mulai menyiapkan infrastruktur pendukung operasional bandara yang dibangun PT Gudang Garam Tbk. Bersama tujuh kepala daerah lain, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menjadi inisiator pembangunan bandara itu.

Untuk mendukung operasional bandara yang rencananya dibangun di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Pemerintah Kota Kediri telah menyiapkan sejumlah rencana strategis. Selain membangun akses jembatan Brantas yang menghubungkan wilayah timur dan selatan Kota Kediri, birokrasi perizinan juga dipangkas habis.

Abu Bakar mengatakan keberadaan bandara itu nantinya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Kediri. Diantaranya adalah sektor perdagangan, perhotelan, kuliner, hingga pariwisata. “Lokasi Kota Kediri sangat strategis sebagai kawasan satelit bandara,” kata Abu Bakar.

Dari segi jarak, kawasan Kota Kediri memang relatif lebih dekat dengan bandara. Diperkirakan aktivitas para pelancong akan tersedot ke Kota Kediri dengan segala kelengkapan infrastruktur belanja, hotel, dan pariwisata. Apalagi keberadaan super mall, pusat perbelanjaan modern, dan hotel berbintang juga ada di Kota Kediri.

Kesiapan infrastruktur Kota Kediri memang jauh lebih representatif dibanding Kabupaten Kediri. Sehingga meski pembangunan bandara berada di wilayah kabupaten, namun efek ekonomi dari lalu lintas penerbangan akan lebih besar di Kota Kediri. “Ini yang akan kita siapkan,” kata Abu Bakar.

Komitmen ini sekaligus menjadi tanggungjawab Abdullah Abu Bakar sebagai salah satu inisiator pembangunan bandara. Seperti diketahui, bandara ini diusulkan kepada pemerintah pusat oleh delapan kepala daerah di wilayah mataraman.

Mereka adalah Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak; Bupati Madiun Muhtarom; Bupati Magetan Sumantri; Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar; Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni; Bupati Pacitan Indartato; Bupati Tulungagung Syahri Mulyo; dan Bupati Blitar Rijanto.

Atas usulan kedelapan kepala daerah inilah pemerintah pusat akhirnya menyepakati pembukaan ruang udara wilayah selatan Jawa yang sebelumnya menjadi area militer. Belakangan PT Gudang Garam Tbk menyatakan siap memfasilitasi pembangunan bandara itu dan telah menyiapkan anggaran hingga Rp 8 triliun. (*)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

  1. […] baca juga : Kota Kediri Jadi Satelit Kawasan Bandara […]

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.