READING

KTP Elektronik Hilang? Begini Cara Urusnya

KTP Elektronik Hilang? Begini Cara Urusnya

Kehilangan dompet adalah salah satu hal yang paling menjengkelkan. Selain kerugian materi, mengurus dokumen baru seperti KTP dan SIM menjadi pekerjaan yang tak mudah.

KEDIRI – Andi Arif panik di depan kasir. Tangannya sibuk merogoh semua saku celana dan jaket. Benda yang dicari tetap tak ada. “Gawat, dompet saya hilang,” katanya dengan muka pucat.

Terpaksa dia meminta temannya membayar makanan yang telah dipesan. Bukan soal uang di dalam dompet katanya, tetapi KTP dan SIM yang hilang. Ini berarti dia harus melakukan urusan administrasi yang panjang dan lama untuk mengajukan pembuatan KTP dan SIM baru.

Peristiwa yang dialami Andi Arif bisa saja menimpa siapa saja, termasuk kamu. Padahal jika tahu bagaimana prosedur pembuatan KTP dan SIM baru, tak perlu panik. Cara mengurusnya mudah kok.

Langkah pertama yang harus dilakukan usai kehilangan KTP adalah segera membuat laporan kehilangan di kantor polisi. Jika mengetahui perkiraan lokasi kehilangan dan waktunya, akan memudahkan proses pelaporan di depan petugas polisi.

Pengurusan surat kehilangan saat ini cukup dilakukan di kantor Kepolisian Sektor (Polsek). Tak seperti dulu yang harus mendatangi kantor Kepolisian Resor (Polres).

Setelah melapor ke petugas penjagaan, kamu akan diarahkan menuju sentra pelayanan umum. Biasanya sentra pelayanan ini berada di bagian depan kantor Polsek agar mudah dijangkau masyarakat. Di sini semua pengaduan dan laporan diterima petugas kepolisian pertama kali.

Ingat, petugas Polsek hanya akan melayani laporan kehilangan yang terjadi di wilayah hukumnya saja. Karena itu pastikan lokasi kehilangan terjadi untuk menentukan kantor polisi mana yang dituju. Jika tidak tahu lokasi kehilangan, kamu bisa mendatangi salah satu Polsek terdekat untuk membuat pengaduan.

Di sini petugas akan menanyakan beberapa hal terkait kronologis kehilangan yang kamu alami, termasuk isi dompet. Berikan keterangan sebenar-benarnya saat membuat laporan ini, dan jangan membesar-besarkan nilai uang yang hilang atau dokumen yang ada di dalamnya.

Untuk memudahkan pengisian lembar laporan, bawalah dokumen pendukung yang masih selamat. Seperti Kartu Keluarga yang tak mungkin hilang terbawa dompet. Karena petugas akan mengisi formulir surat kehilangan sesuai data kependudukan kamu. Syukur-syukur kamu masih memiliki foto copy KTP atau SIM yang hilang.

Setelah memasukkan identitas dan dokumen yang hilang, petugas akan mengeluarkan surat kehilangan. Tak perlu merogoh kocek untuk membuat surat ini karena Polri memberikan layanan itu secara cuma-cuma.

Usai mengantongi surat kehilangan, kamu harus melapor kepada Ketua RT dan RW untuk meminta surat pengantar pengurusan KTP baru. Surat pengantar itu dibawa ke kantor kelurahan dan kecamatan untuk mendapat register dan legalisasi. Jangan lupa membawa Kartu Keluarga asli dan foto copi saat mengurus di kantor kelurahan dan kecamatan.

Setelah mengantongi surat pengantar dari kecamatan, kamu bisa membawanya ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Di sini prosesnya tak perlu ribet seperti membuat KTP baru. Sebab seluruh data dirimu yang pernah terekam masih akan tersimpan dengan baik, termasuk foto dan sidik jari.

Selanjutnya kamu tinggal datang kembali ke kantor Dispendukcapil pada hari yang ditentukan untuk mengambil KTP baru. KTP baru inilah yang bisa kamu gunakan untuk mengajukan pembuatan SIM baru atau dokumen lain yang hilang.

Print Friendly, PDF & Email

Hari Tri Wasono

Freelance journalist | Press freedom is ur freedom

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.