READING

Kurangi Antrean, RSUD Dr. Iskak Luncurkan Duta si ...

Kurangi Antrean, RSUD Dr. Iskak Luncurkan Duta si Poetri dan si Thole

TULUNGAGUNG – Untuk meningkatkan kenyamanan pasien yang berobat, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Iskak Tulungagung akan menghapus sistem pendaftaran manual. Sebagai gantinya, prosedur pendaftaran akan dilakukan secara online.

Inovasi yang dikenal dengan sebutan Si Poetri dan Si Tole ini diluncurkan untuk menanggulangi antrean pasien yang membludak setiap hari. Si Poetri adalah akronim dari Sistem Informasi Pendaftaran Online Tanpa Antre, sedangkan Si Tole adalah Sistem Pendaftaran Nutol (memencet) Dewe.

“Hari ini kami meluncurkan Duta si Poetri dan si Tole untuk mensosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga proses antrean di rumah sakit menjadi menyenangkan,” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr. Iskak Tulungagung, Kasil Rachmad, 27 Februari 2020.

Ada 16 Duta yang ditunjuk untuk mengarahkan dan mengajarkan cara mendaftar online melalui WhatsApp, SMS maupun aplikasi Android. Dengan tampilan menarik, mereka mendatangi satu persatu calon pasien yang sedang menunggu di depan poli.

Kehadiran mereka diperlukan untuk mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan layanan yang telah disiapkan. Sebab dari 600 – 700 pasien yang dilayani rumah sakit setiap hari, baru 30 persen yang memanfaatkan sistem pendaftaran online. “Bisa karena ketidaktahuan masyarakat, tidak mengerti tata-caranya, tidak memiliki HP android, atau tidak mengetahui manfaat dari mendaftar online,” tambah Kasil Rachmad.

Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD Dr. Iskak Tulungagung, Mohammad Rifai mengatakan proses antrean pasien di Poli telah dimulai sejak pukul 03.00 WIB. Padahal jam pelayanan baru dimulai beberapa jam berikutnya. Ini karena banyaknya jumlah pasien yang berobat.

Celakanya kondisi ini justru dimanfaatkan oleh orang-orang yang berprofesi menjadi calo tiket. Dengan dalih memudahkan pasien yang ingin berobat, mereka melayani jasa pendaftaran untuk mengambil nomor antrean berobat. Alhasil meski bermaksud memudahkan, praktik ini justru membebani para pasien karena harus mengeluarkan uang untuk mereka.

Dengan diluncurkannya program Si Poetri, pasien bisa melakukan pendaftaran dari rumah secara online. Secara otomatis aplikasi yang telah diunduh melalui gadget akan memberi penjelasan jam berapa pasien akan dilayani di rumah sakit. “Jadi mereka tak perlu menumpuk di tempat tunggu rumah sakit,” kata Rifai.

Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis melalui alamat https://rsudtulungagung.com/reservasi. Secara otomatis aplikasi ini akan memberikan petunjuk langkah pendaftaran online secara mudah. Hanya saja aplikasi ini baru diberlakukan untuk pasien lama yang telah memiliki nomor rekam medik.

Tak selesai di sini. Setelah mendaftar melalui aplikasi Si Poetri, pasien harus mendatangi mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang disebut Si Tole. Si Tole adalah perangkat komputer yang memberitahukan kedatangan pasien ke dalam sistem pelayanan.

Melalui perangkat ini, pasien memasukan kode yang didapat dari aplikasi Si Poetri ke daftar isian. Untuk memudahkan proses ini, pihak rumah sakit menyediakan tiga unit komputer Si Tole di beberapa sudut. Proses ini layaknya cek-in saat hendak menggunakan jasa transportasi kereta api.

Usai memasukkan kode yang diminta, Si Tole akan mencetak Surat Eligibilitas Peserta (SEP) bagi peserta BPJS. Sedangkan untuk pasien umum akan muncul tagihan untuk pembayaran di loket umum. Cukup mudah bukan? (Advertorial)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.