READING

Lebaran Masih Tiga Bulan, Tiket Kereta Api Sudah L...

Lebaran Masih Tiga Bulan, Tiket Kereta Api Sudah Ludes Terjual

BLITAR- Lebaran masih tiga bulan lagi. Namun stok tiket kereta api Kahuripan jurusan Bandung-Blitar sudah tak tersisa. Sebanyak 13.992 kursi yang disediakan PT KAI daerah operasional (Daop) VII Madiun, telah ludes terjual. Tak hanya untuk tiket mudik. Dengan sistem online seluruh tiket arus balik juga sudah berstatus terpesan.

“Tiket KA Kahuripan untuk arus mudik dan balik lebaran tahun ini sudah habis terjual, “terang Manager Humas Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko. Untuk mudik ke Blitar, para pengguna kereta api yang berangkat dari stasiun Senen Jakarta, tinggal memiliki kesempatan kepada  KA Singasari dan KA Brantas Namun kendati demikian jumlahya juga terbatas.

Tiket perjalanan pada tanggal tertentu juga sudah habis. Misalnya KA Singasari kelas ekonomi. Dari kapasitas 10.560 tempat duduk, saat ini tinggal 50 persen. Terutama untuk tanggal 26 Mei 2019 dan 5-7 Juni 2019, semuanya sudah terpesan. Begitu juga dengan kelas eksekutif. Dari persediaan 3.300 tempat duduk (KA Singasari eksekutif) kini hanya tersisa 40 persen.

Juga sama dengan kelas ekonomi. Tiket pemberangkatan tanggal 26 Mei dan 6-7 Juni 2019 juga sudah habis. “Untuk arus balik, tiket ekonomi KA Singasari (Blitar-pasar Senen) tersedia 10.560 kursi. Namun saat ini tinggal 57 persen. Separuh lainnya juga sudah terpesan, “papar Hendriwintoko.

Sementara tiket arus balik untuk KA Brantas tinggal 13 persen. Prosentase terbesar dari 18.565 kursi yang tersedia, juga sudah terpesan.

Melejitnya Tiket Pesawat

Transportasi umum kereta api faktanya masih menjadi favorit masyarakat. Tidak hanya pada musim lebaran. Di hari hari biasa kereta masih menjadi pilihan terbesar masyarakat. Apalagi kereta api telah merevolusi diri.

Stigma berdesak desakan, berebutan, kumuh, pengap, telah tertepis dan berganti dengan kenyamanan. Baik kelas eksekutif maupun ekonomis sama sama nyaman dan aman.

Mahesa, warga Blitar mengatakan melejitnya harga tiket pesawat terbang ikut mempengaruhi meningkatnya jumlah penumpang kereta api. “Dengan naiknya harga tiket pesawat, banyak yang kembali memilih kereta api, “tuturnya. Misalnya dari Surabaya hendak bepergian ke Jakarta.

Bila dulu cukup merogoh kocek Rp 500 ribu-Rp 600 ribu, kini dengan penerapan batas tarif atas, tidak bisa lagi. Apalagi ditambah banyaknya kasus kecelakaan pesawat terbang. “Akhirnya lebih memilih naik kereta api. Termasuk ketika lebaran, “katanya.    

Mengacu pengalaman sebelumnya, Manager Humas Daop VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko berharap ada rangkaian gerbong kereta tambahan dalam lebaran tahun ini. Menjelang lebaran PT KAI biasanya akan mengumumkan adanya kereta tambahan. “Kita menunggu pengumuman kereta tambahan untuk angkutan lebaran, “katanya. (Mas Garendi)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.