READING

Lebih Sehat Mana, Tempe Berbungkus Daun Atau Plast...

Lebih Sehat Mana, Tempe Berbungkus Daun Atau Plastik?

Menjaga pola konsumsi yang sehat dan bergizi seimbang menjadi sangat penting saat ini. Selain sebagai sumber tenaga, makanan yang bergizi berfungsi untuk memenuhi asupan zat yang diperlukan tubuh agar tidak mudah sakit. Salah satu makanan yang bergizi tinggi adalah tempe.

Tempe merupakan makanan dengan bahan dasar kedelai yang difermentasi. Jelas makanan ini sangat sarat akan protein nabati. Zat ini menjadi salah satu zat esensial yang sangat diperlukan tubuh dan tidak bisa digantikan zat lain. Harganya yang cukup terjangkau membuat makanan ini menjadi favorit banyak orang.

Biasanya kita mengonsumsi tempe setelah diolah. Entah digoreng, disemur, ataupun dimasak orek tempe. Namun sebenarnya tempe juga bisa dikonsumsi mentah-mentah lho. Seperti yang disampaikan salah satu praktisi gizi bidang klinik dan olahraga Dr. Rita Ramayulis. Melalui live instagram di akun @kriyaria Rabu lalu (13/05), Rita menjelaskan bahwa tempe sangat baik untuk dijadikan campuran jus sayuran atau dikenal dengan nama smoothies.

“Di Jepang tempe dijadikan campuran salad. Nggak dimasak lagi hanya dipotong-potong saja. Itu cara makan yang bagus,” terangnya.

Menurutnya, tempe mentah sangat aman untuk dikonsumsi mengingat tempe yang dijual di pasar sebenarnya sudah matang dan sudah melalui proses pemasakan. Namun mungkin sebagian besar orang enggan memakannya mentah karena melihat tempe yang dijual hanya dibungkus seadanya menggunakan daun pisang.

Menurut Rita memang tidak semua tempe aman dikonsumsi mentah. Hanya tempe yang dibungkus rapat saja yang baik untuk dijadikan campuran salad maupun smoothies. Makanya dia memberikan saran untuk lebih memilih tempe dengan bungkus plastik. “Awalnya saya kira yang bagus itu yang pakai daun karena ada zat fitokimia. Ternyata tidak, yang bagus adalah yang plastik,” tambahnya.

Mungkin banyak orang berpikir bahwa tempe dengan bungkus plastik lebih tidak sehat karena bisa jadi mengandung zat kimia dari plastik. Padahal hal tersebut tidak benar. Dalam proses pemasakan, tempe tidak menggunakan plastik. Tempe baru dimasukkan ke dalam plastik setelah  kondisinya sudah matang.

Plastik hanya dijadikan tempat fermentasi. Jadi tidak ada zat kimia yang terurai dan tidak memberi pengaruh apa-apa terhadap kandungan gizi dalam tempe. Keunggulan tempe berplastik hanya dari segi kebersihannya. Karena tertutup rapat, peluang tempe terkontaminasi virus dan bakteri saat proses penjualan lebih kecil.

Tempe mentah ini sangat baik dijadikan campuran smoothies. Tempe yang dihaluskan bisa memberikan tekstur lembut pada smoothies. Selain menyehatkan, keberadaan tempe bisa semakin meningkatkan kandungan gizi dalam smoothies sayuran yang kita buat. Jadi, berniat untuk mencobanya?

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.