READING

Lembaga Diklat RSUD Dr Iskak Diakui Kemenkes

Lembaga Diklat RSUD Dr Iskak Diakui Kemenkes

TULUNGAGUNG – Jika ada pemilihan rumah sakit pemerintah paling ideal, RSUD Dr Iskak Tulungagung adalah salah satunya. Tak hanya memiliki layanan kesehatan paripurna, rumah sakit ini juga menjadi tumpuan para tenaga medis dalam meningkatkan kompetensi.

Beban Rumah Sakit Umum Daerah dr Iskak Tulungagung bertambah sejak Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan memberi kepercayaan sebagai institusi penyelenggara pelatihan terakreditasi.

“Pelatihan yang kami lakukan sudah terakreditasi. Ini semakin memantapkan keyakinan kami bahwa peningkatan kapasitas SDM sangat penting dalam tata laksana pelayanan kesehatan,” kata Direktur RSUD Dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Sp.B.

Supriyanto menjelaskan, rumah sakit merupakan organisasi atau perusahaan pelayanan jasa, yang menghasilkan produk tak berwujud atau intangible. Karena itu SDM menjadi unsur penting dalam produksi untuk penyampaian jasa yang berkualitas di rumah sakit.

Kompetensi SDM yang wajib dimiliki karyawan rumah sakit pada umumnya meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap atau perilaku (attitude). Ketiganya menjadi hard competency dan soft competency yang harus dilatih secara terus menerus.

Di sinilah peran RSUD Dr Iskak Tulungagung berada. Sejak tanggal 20 Desember 2019, lembaga diklat rumah sakit ini telah terakreditasi oleh PPSDM Kesehatan. Sehingga seluruh kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan oleh rumah sakit ini bisa dipertanggungjawabkan dan kredibel.

Menurut Supriyanto, tak gampang menyelenggarakan diklat yang kompeten di rumah sakit pemerintah. Sederet prasyarat harus dipenuhi terkait kesiapan pengajar dan insfrastruktur pelatihan yang dibutuhkan. Termasuk profesionalitas kinerja serta layanan kesehatan rumah sakit penyelenggara diklat yang menjadi tolok ukur utama.

“Tak mungkin kita menyelenggarakan diklat, sementara layanan dan kinerja rumah sakitnya sendiri amburadul. Di luar itu ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi penyelenggara diklat yang terakreditasi,” kata Supriyanto.

Ketatnya verifikasi inilah yang membuat tak banyak rumah sakit yang memiliki akreditasi resmi. RSUD Dr Iskak Tulungagung adalah salah satu dari tempat diklat setelah Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto, Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito Solo, dan Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi Semarang yang semuanya milik Kementerian Kesehatan.  

 “Ini bukan diklat abal-abal karena semua terakreditasi, terukur dan termonitor dengan baik. Jika rumah sakit sekitar mau mengadakan diklat tidak usah jauh-jauh,” pungkas Supriyanto. (Advertorial RSUD Dr Iskak Tulungagung)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.