READING

Lemparan Atlet Petanque Kota Kediri Berbuah Emas P...

Lemparan Atlet Petanque Kota Kediri Berbuah Emas Porprov VI Jatim

BOJONEGORO- Meski Petanque tergolong olahraga baru, sepak terjang kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VI asal Kota Kediri tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pada hari kedua pertandingan Petanque, atlet Kota Kediri telah menyabet masing masing satu emas dan perak. Dengan emas di genggaman, Akbar Said Kurniawan berhasil menunjukkan sebagai seorang shooting man terbaik. Lemparan bola besi atau bosi atau boules Said mampu menyingkirkan rival rivalnya.  

Sementara dengan medali perak Navira Arwidya mampu membuktikan sebagai shooting woman terbaik kedua. “Alhamdulillah untuk cabang olahraga Petanque sudah meraih 1 emas dan 1 perak, “tutur Kepala Cabor Petanque Kontingen Kota Kediri Abdian di Gor Bojonegoro, Selasa (9/7/2019).

Olahraga Petanque baru dikenal di Kota Kediri mulai tahun 2016. Olahraga yang menggunakan peralatan bola besi atau bosi dan bola kayu atau boka relatif masih asing. Cara main Petanque adalah dengan melempar bosi sedekat mungkin dengan boka sekaligus menjauhkan bosi lawan.  

Mendekatkan bosi sedekat mungkin pada boka diistilahkan ponting. Sementara menjauhkan bosi lawan dari boka disebut shooting. Prinsip kompetisinya siapa yang paling banyak melakukan ponting dan shooting.  

Bosi paling dekat dengan boka mendapat nilai satu poin. Adapun pemenang permainan adalah peraih poin terbanyak. Sepintas mirip olahraga bowling. Terutama terkait dengan konsentrasi yang dibutuhkan. Siapapun pemain Petanque dituntut memiliki konsentrasi yang tinggi.

Petanque ini olahraga konsentrasi. Sama kayak Bowling, Panahan, jadi kalau saya bilang ini mental game, fokus konsentrasi sangat dibutuhkan,” kata Abdian. Meski sudah dikenal pada tahun 2016, Petanque baru masuk KONI Kota Kediri pada tahun 2018.

Praktis pembinaan baru berjalan kurang lebih dua tahunan. Kendati masih baru tim Petanque berkomitmen akan menunjukkan prestasi terbaik. Di nomor cabor Petanque kontingen Kota Kediri menargetkan 2 medali emas.

Sebanyak 7 atlet, yakni 3 putri dan 4 putra dibawa ke Porprov untuk berlaga. Sumbangan satu emas dan satu perak dari atlet Petanque telah menggenapi perolehan sementara 48 medali. “Yang kita utamakan adalah prestasi terbaik, “terang Abdian.

Porprov VI Jawa Timur mempertandingkan 40 cabor dengan 525 nomor pertandingan yang diikuti oleh 7.818 atlet dari 38 Kab/Kota se-Jawa Timur.

Berasal Dari Perancis

Sementara di Porprov VI Jawa Timur sendiri, Petanque juga termasuk  cabang olahraga baru. Di Porprov sebelumnya belum dikenal. Lalu seperti apa sejarah Petanque?.

Petanque  atau dalam bahasa Perancis diucapkan Petong berasal dari permainan tradisional masyarakat Perancis. Permainan ini mengadopsi dari permainan jaman Yunani Kuno sekitar abad ke-6 SM.

Pada tahun 1907 di Kota La Ciotat, yakni sebuah provinsi di Selatan Perancis, Jules Boule Lenoir memperkenalkannya pertama kali. Apa yang dikenalkan Lenoir itu dianggap sebagai versi modern Petanque.

Secara etimologi Petanque berasal dari kata Les Ped Tanco atau Petanca, yakni bahasa Ocittan  dialek Provencal. Artinya kaki rapat yang kemudian menjadi tekhnis dasar olahraga Petanque.  

Dalam perjalanannya Petanque kemudian distandarkan dan dibuat aturan baku yang berlaku universal. Induk olahraga Petanque internasional bernama Fédération Internationale de Pétanque et Jeu Provençal (FIPJP) yang didirikan di Marseille, Perancis tahun 1958.

Olahraga ini bisa dilakukan single maupun double. Dalam permainan masing masing pemain mendapat amunisi 3 bosi, yang artinya mendapatkan kesempatan melempar 3 kali. Sedangkan di nomor pertandingan triple para pemain hanya diberi 2 bola.

Permainan ini memiliki aturan melanjutkan kembali sampai game 11 untuk babak penyisihan dan 13 untuk semifinal dan final. Pemenang dalam game pertama berhak melempar boka dan mendapat kesempatan pertama melempar bosi.

Reporter : Desis Kurnia

Editor: Mas Garendi

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.