READING

Lima Cara Atasi Bibir Kering Selama Berpuasa

Lima Cara Atasi Bibir Kering Selama Berpuasa

Pernahkah Anda berbincang dengan seseorang yang berbibir kering bahkan hingga mengelupas? Alih-alih mendengar isi pembicaraannya, kita pasti secara tidak sadar fokus memperhatikan bibirnya yang pecah-pecah. Jelas hal ini sangat mempengaruhi penampilan dan kenyamanan dari pemilik bibir.

Apalagi dalam kondisi berpuasa, membuat bibir semakin jarang tersentuh benda cair di siang hari. Padahal bibir menjadi salah satu daya tarik dan bisa meningkatkan total look dari penampilan seseorang. Tidak jarang para wanita lebih memilih hanya menggunakan lipstik ketika buru-buru keluar rumah daripada menggunakan jenis kosmetik lainnya.

Untuk itu, perlu usaha lebih agar menjaga tampilan bibir kita segar sepanjang hari. Tidak hanya dari warnanya saja, tetapi juga tingkat kelembaban yang terjaga agar bibir terlihat sehat dan menawan. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

Hindari kebiasaan menjilat bibir

Orang mengira bahwa dengan menjilat bibir maka bibir akan basah dan terhidrasi. Padahal air liur sifatnya asam dan bisa menginfeksi bibir. Jika terlalu sering melumuri bibir, minyak alami di bibir juga akan terkikis. Jadi hindari sesering mungkin untuk menjilat atau bahkan menggigiti bibir.

Gunakan pelembab bibir

Hal ini mutlak diperlukan untuk Anda yang berada di daerah dingin atau berada di ruangan ber-AC. Suhu dingin membuat kelembaban udara rendah. Lapisan kulit bibir yang jauh lebih tipis dari pada kulit tubuh lainnya menjadi bagian yang paling rentan mengalami pengeringan bahkan hingga pecah-pecah.

Untuk itu, gunakan secara berkala pelembab bibir. Saat ini sudah banyak varian aroma yang bisa dipilih dan cukup mudah didapatkan di toko-toko kosmetik atau via online. Lebih baik hindari aroma mint atau mentol karena sifatnya mengeringkan bibir.

Gunakan masker bibir secara berkala

Jangan menganggap penggunaan masker bibir sama rumitnya dengan penggunaan masker wajah. Ukuran bibir yang kecil jauh lebih mudah dan praktis. Bahan-bahannya pun sederhana dan mudah didapatkan. Seperti lidah buaya, mentimun, madu, minyak kepala, dan teh hijau. Bahan-bahan tersebut mengandung zat antimikroba dan antiinflamasi. Selain melembabkan, sifatnya juga menyehatkan.

Cara menggunakannya cukup dengan melumuri bibir selama 10 menit lalu bisa bilas. Sedangkan untuk teh hijau, kita hanya perlu merendam kantong teh ke dalam air hangat lalu menggosokkannya secara lembut ke bibir.

Kita juga perlu menghilangkan sel kulit mati dengan melakukan scrub bibir sesekali. Bahannya bisa menggunakan gula atau soda kue. Gosok secara perlahan agar kulit kering mengelupas tanpa melukai kulit. Scrub bibir ini bisa dilakukan sebulan sekali atau disesuaikan dengan kebutuhan.

Minum air putih sesuai kebutuhan tubuh

Perawatan luar saja tidak cukup. Asupan air dalam tubuh yang cukup menjadi upaya paling utama dan pertama untuk dilakukan. Apalagi jika aktivitas kita membutuhkan banyak energi dan di luar ruangan. Membuat kebutuhan air semakin besar karena proses metabolisme berlangsung lebih cepat.

Usahakan untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh yang disarankan yakni sekitar 2 liter per hari atau setara dengan delapan gelas. Selain dari air putih, asupan air juga bisa didapatkan dari sup, sayur, dan buah.

Memasang pelembab ruangan di rumah

Hal ini perlu dilakukan untuk daerah-daerah dingin yang udaranya kering. Pasang humidifier atau pelembab ruangan agar kadar air di udara terjaga dan tidak memberikan efek terlalu buruk pada kulit terutama bibir kita.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.