READING

Lima Instansi Pemkot Kediri Tanda Tangani Zona Int...

Lima Instansi Pemkot Kediri Tanda Tangani Zona Integritas Bebas Korupsi

KEDIRI- Demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, Pemkot Kediri terus berbenah. Salah satunya dengan mencanangkan zona integritas di beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Untuk tahap awal, ada lima instansi yang melakukan penandatanganan.

“Pada prinsipnya memang kita ingin semua bersama-sama melakukan ini. Tapi memang ada step-step-nya. Dan hari ini ada lima OPD. Walaupun lima, tapi saya anggap semuanya sudah,” ujar Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri di Balai Kota Kediri, Senin (16/9).

Kelima OPD tersebut terdiri dari 3 kecamatan di Kota Kediri yakni Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota Kediri, dan Kecamatan Pesantren. Dua OPD lainnya yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Menurut Abu, pencanangan zona integritas ini merupakan wujud komitmen untuk membawa instansi bersih dari korupsi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik agar tercipta Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Makanya Pemerintah Kota Kediri menggelar penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas.

Pencanangan zona integritas dan wilayah bebas korupsi sebenarnya sudah dilakukan Pemda sejak lama. Namun secara formal baru dimulai sejak penandatanganan pencanangan zona integritas yang dilaksanakan di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri (16/9).

Lebih lanjut Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa target dan sasaran pencanangan zona integritas adalah semua OPD di Pemerintah Kota Kediri.  Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan sekaligus. Targetnya semua OPD bisa tergabung dalam zona integritas pada tahun 2024 nanti.

“Baik yang ada di kelurahan, kecamatan dan dinas-dinas lain yang melayani seperti DPMPTSP, Dispendukcapil, Gambiran, dll. Dan kita akan ikut mengintervensi agar pelayanannya jauh lebih baik dan lebih optimum lagi. Semua nanti akan bekerja dan dilakukan bersama-sama,” jelas Mas Abu.

Lebih lanjut, Mas Abu mengharap seluruh OPD untuk dapat bekerja bersama-sama sehingga WBK dan WBBM bisa terwujud. Bahkan Wali Kota yang menjabat dua periode tersebut merencanakan akan membuat aplikasi khusus untuk mempermudah memantau kinerja seluruh OPD dan sebagai mesin indikator.

“Saya minta ada hotline dalam bentuk SMS/WA untuk laporan sehingga saya punya mesin indikator tersendiri. Nanti itu harus dipasang disetiap OPD, di setiap sekolahan, di setiap apapun dan di media sosial juga harus kita pasang. Jika ada indikasi pungli, kita nanti akan tindak langsung,” ujarnya. 

Seiring perkembangan teknologi, Abu juga mengharap seluruh OPD untuk lebih responsif terhadap kondisi masyarakat saat ini. Apalagi diketahui melalui acara “Kopi Tahu” masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja Pemkot. Makanya para ASN terkait harus responsif dan selalu memberikan pelayanan terbaiknya.

“Jaring aspirasi masyarakat, bisa menggunakan lewat medsos atau lewat SMS/WA. Supaya kita bisa paham dan merespon setiap keluhan dari masyarakat. Semoga kita bisa meningkatkan profesionalisme kita dalam bekerja melayani masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Barenlitbang Kota Kediri, Edi Darmasto juga memaparkan sasaran dan target kinerja sasaran RPJMD Kota Kediri tahun 2020-2024. Edi menyampaikan bahwa Kota Kediri telah memenuhi syarat untuk pengajukan WBK/WBBM tingkat instansi pemerintah. Dimana syarat pengajuannya adalah  Opini BPK WTP minimal 2 kali berturut turut dan Nilai Akip minimal CC.

Proses pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM yaitu Pencanangan zona integritas, pembangunan zona integritas, pengusulan, reviu Tim Penilai Nasional (TPN) dan penetapan WBK/WBBM.

Acara diakhiri dengan penandatanganan pencanangan zona integritas yang dilakukan oleh Wali Kota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Kepala DPMPTSP dan Camat Pesantren. Hadir pula dalam acara tersebut Para Asisten dan Seluruh Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri.

Reporter : Dina Rosyidha
Editor: Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.